LONDON - Insiden pelemparan koin striker Chelsea Didier Drogba kepada pendukung Burnley di laga Carling Cup lalu menuai kecaman Asosiasi Sepakbola Inggris (FA). Namun, Frank Lampard berkeras seharusnya kecaman tersebut diarahkan kepada penonton yang melakukan aksi serupa.
Seperti diketahui, Drogba kini tengah dalam investigasi FA dan kepolisian metropolitan London. Itu terjadi setelah striker asal Pantai Gading itu tertangkap melempari pendukung Burnley dengan koin, Kamis (13/11/2008).
Kasus serupa juga dialami bek Liverpool Jamie Carragher pada tahun 2002 silam. Kala itu, Carragher dijatuhi sanksi tiga pertandingan. Namun, pada insiden kali ini, Lampard berkeras FA dan kepolisian seharusnya menjatuhkan sanksi kepada fans Burnley.
Menurut gelandang 30 tahun itu, tindakan Drogba hanyalah reaksi spontan atas provokasi fans Burnley yang terlebih dulu melempari koin ke lapangan.
"Reaksi Drogba adalah manusiawi, seperti halnya yang pernah dilakukan Jamie Carragher dulu. Dia langsung menyesal dan mengaku salah setelahnya," ujar Lampard.
"Penonton harus berhenti melemparkan barang-barang ke lapangan. Saya berada di dekat Drogba saat itu dan saya tak tahu berapa banyak koin yang ada di sana," keluhnya sebagaimana dikutip Setanta Sports, Jumat (14/11/2008).
"Kami juga melihat wasit terkena lemparan itu. Jadi, saya kira penonton juga harus bertanggung jawab," tambah Lampard lagi.
Lebih jauh, mantan pemain West Ham United itu menghimbau para penonton agar berhenti melempar berbagai macam barang ke lapangan.
"Saya sering mengambil sepak pojok, dan tidak jarang penonton melemparkan macam-macam benda. Saya pikir, sudah saatnya tindakan itu dihentikan," tegasnya.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari