LONDON - Bomber Chelsea Didier Drogba terancam hukuman berat dari FA akibat aksi pelemparan koinnya. Namun, aksi Drogba ini mendapat pembelaan dari duo pelatih Arsene Wenger (Arsenal) dan Harry Redknapp (Tottenham Hotspur).
Tinndakan Drogba (melempar kembali koin ke arah kerumunan suporter Burnley) langsung mendapat tanggapan dari FA. Kabarnya, pemain asal Pantai Gading tersebut bakal dikenai sanksi yang cukup berat.
Menyusul keputusan tersebut The Northampton Chronicle, Sabtu (15/11/2008) melaporkan, Wenger dan Redknapp memberikan dukungan mereka kepada bomber 29 tahun tersebut.
Kedua pelatih tersebut menggambarkan Drogba sebagai pemain yang memiliki sikap adil dan sportif. Hanya saja, menurut Wenger, Drogba selalu menjadi target sikap yang tidak adil. "Dia tidak dapat mengontrol emosinya dan dia telah minta maaf," bela Wenger.
Lain halnya dengan Redknapp yang justru menyorot perlakuan tidak sopan suporter kepada pemain. Untuk itu, meminta FA juga bersikap tegas kepada ulah tidak bertanggung jawab yang datang dari tribun penonton.
Mantan arsitek Portsmouth ini mencontohkan perlakuan yang hampir sama kepada asisten wasit di stadion Aston Villa. Menurutnya, tindakan melempar koin sangat membahayakan.
"Fans seharusnya tidak melempar koin kearah pemain. Salah seorang asisten wasit sempat mendapatkan luka parah, ketika dia terlempar koin di Villa Park. Dia juga terancam kehilangan mata," cetus pelatih asal Inggris itu.
"Drogba merupakan pemain idola di negaranya atas prestasi dia. Dia telah melakukan kesalahan yang fatal dan saya percaya dia mengetahuinya," tandas suksesor Juande Ramos tersebut.
(Hendra Mujiraharja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.