GARUT – MilkLife Soccer Challenge (MLSC) Garut Seri 1 2026-2027 sukses digelar dengan melibatkan 1.516 peserta. Turnamen sepak bola putri usia dini yang berlangsung pada 3-8 November 2026 di Lapangan Dalem Bintang RAA Adiwijaya dan Stadion Jayaraga tersebut menjadi wadah bagi para talenta muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi di dunia sepak bola.
Pada penyelenggaraan perdana di wilayah Priangan Timur ini, persaingan berlangsung sengit di dua kelompok usia, yakni KU 10 dan KU 12. SDN 1 Cinunuk keluar sebagai juara KU 10 setelah mengalahkan SDN 2 Muarasanding dengan skor tipis 1-0, sedangkan SDN 1 Mekarmukti tampil dominan di KU 12 usai menang telak 13-0 atas MIN 4 Garut.
Di kategori KU 10, Alika Nayla Putri menjadi penentu kemenangan SDN 1 Cinunuk. Meski lebih banyak mendapat tekanan dan kesulitan menciptakan peluang, Alika mampu memanfaatkan kecepatannya untuk melewati pertahanan lawan sebelum melepaskan penyelesaian yang berbuah gol.
Pelatih SDN 1 Cinunuk, Yuga Nugraha Putra, mengakui persiapan timnya menuju MLSC Garut Seri 1 terbilang singkat. Meski hanya memiliki waktu latihan sekitar satu pekan, ia mengapresiasi kerja keras dan kekompakan anak asuhnya hingga berhasil membawa pulang gelar juara.
“Jujur saja persiapan kami mepet karena cuma satu minggu. Kami hanya instruksikan agar pemain melakukan yang terbaik dan kompak di lapangan. Alhamdulillah, syukur bisa menang di MLSC Garut Seri 1 ini,” kata Yuga.
Sementara itu, SDN 1 Mekarmukti menunjukkan dominasi luar biasa di kategori KU 12. Mereka berhasil menutup perjalanan di turnamen dengan torehan 124 gol tanpa sekalipun kebobolan sepanjang kompetisi.
Dominasi tersebut kembali terlihat pada pertandingan final melawan MIN 4 Garut. SDN 1 Mekarmukti langsung tampil agresif dan menutup babak pertama dengan keunggulan 10-0.