UNTUK kali kedua secara berturut-turut, Timnas Indonesia dipastikan absen meramaikan kalender FIFA Matchday edisi November. Setelah sebelumnya nihil agenda pada periode November 2025, kini hal yang sama terulang lagi di edisi 2026.
Situasi ini tentu menjadi kerugian tersendiri bagi skuad Garuda. Mengingat kalender resmi FIFA Matchday hanya tersedia lima kali dalam setahun, yakni pada Maret, Juni, September, Oktober, dan November. Kehilangan satu jendela berarti melewatkan kesempatan emas.
Setiap kesempatan bertanding yang terlewat membawa dampak domino bagi perkembangan tim. Absennya laga uji coba internasional secara otomatis merusak momentum untuk menguji taktik baru, merajut chemistry antarpemain, serta menjaga perolehan poin demi mendongkrak peringkat di ranking FIFA.
Meski demikian, situasi di luar kendali memaksa agenda uji coba harus urung terlaksana. Rencana awal menghadapi Yordania di Stadion Internasional Amman pada 13 November 2026 terpaksa dibatalkan akibat eskalasi situasi regional di Timur Tengah yang turut memicu penundaan Piala Asia 2027 oleh AFC.
Sebagai langkah antisipasi atas kebuntuan tersebut, pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, tidak tinggal diam. Juru taktik asal Inggris itu memutuskan untuk mengalihkan agenda bulan ini dengan menggelar pemusatan latihan (TC) di Bali selama sepekan.