KONFEDERASI Sepakbola Asia (AFC) resmi menunda penyelenggaraan Piala Asia 2027 yang sedianya digelar di Arab Saudi pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Situasi yang tidak kondusif di Timur Tengah menjadi penyebab Piala Asia 2027 mengalami penundaan.
"Komite Penyelenggara Piala Asia 2027 telah menyetujui perubahan jadwal turnamen paling bergengsi di Asia tersebut. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi luar biasa yang terjadi saat ini akibat perkembangan situasi di kawasan,” tulis pernyataan resmi AFC, Okezone mengutip dari ESPN, Selasa (3/11/2026).
"Situasi luar biasa menciptakan berbagai kendala. Karena itu, penundaan menjadi keputusan yang diperlukan demi kepentingan seluruh tim peserta, ofisial, penonton, serta pihak-pihak lain yang terlibat,” lanjut pernyataan AFC.
Kemudian pertanyaan muncul, apakah penundaan Piala Asia 2027 menjadi keuntungan bagi Timnas Indonesia? Saat ini, Timnas Indonesia sedang menunggu banyak pemain yang dalam pemulihan cedera.
Beberapa pemain yang dalam proses pemulihan cedera adalah Miliano Jonathans (FC Utrecht) dan Marselino Ferdinan (Persija Jakarta). Ada juga Mees Hilgers (SC Heerenveen) yang kondisi fisiknya belum 100 persen.
PSSI juga dikabarkan sedang mendekati sejumlah pemain keturunan untuk diproses naturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Jika pemain keturunan tambahan bisa digaet setidaknya pada awal tahun depan, setidaknya mereka bisa beradaptasi lebih dulu sebelum membela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027.
Lantas, kapan Piala Asia 2027 akan digelar? Di akun media sosialnya, AFC mengatakan Piala Asia 2027 bergulir pada 23 Desember 2027 hingga 21 Januari 2028.