Kisah Unik Mitchell Baker, Nyaris Magang di Wall Street Sebelum Bela Timnas Indonesia

Erha Aprili Ramadhoni, Jurnalis
Senin 02 November 2026 16:34 WIB
Kisah Unik Mitchell Baker, Nyaris Magang di Wall Street Sebelum Bela Timnas Indonesia (Dok PSSI)
Share :

JAKARTA - Kisah unik Mitchell Baker yang nyaris magang di Wall Street sebelum membela Timnas Indonesia menarik untuk diulas. Ia menceritakan perjalanan yang membuatnya memilih kesempatan membela skuad Garuda.

1. Nyaris Magang di Wall Street

Mitchell Baker bercerita soal awal mula dirinya tertarik untuk membela Timnas Indonesia. Kisah ini bermula pada 2023, saat ia masih duduk di bangku SMA.

Saat itu, Mitchell Baker mengungkapkan bahwa ada akun media sosial asal Indonesia yang menghubunginya untuk membagikan cuplikan video permainannya.

"Para penggemar di Indonesia mulai menandai akun para pelatih dan menyarankan agar saya dipertimbangkan untuk masuk ke tim nasional kelompok umur," katanya saat wawancara dengan media Eropa, Tribuna, dikutip pada Senin (2/11/2026).

Ia mengaku awalnya tidak mendapat tanggapan. Namun, hal itu menyadarkannya bahwa mungkin ada peluang.

"Jadi pada tahun 2024 saya mulai menghubungi akun-akun sepak bola Indonesia lainnya. Namun, belum membuahkan hasil," katanya.

Mitchell Baker resmi menjadi WNI (Foto: Instagram/@noorkorompotalks)

Mitchell Baker tak patah semangat. Ia pun mengirimkan email langsung kepada pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Upayanya itu berbuah manis.

"Akhirnya, pada April 2026, saya mengirim surel langsung kepada John Herdman. Saya kemudian diundang untuk mengikuti pemusatan latihan pada bulan Mei," ujarnya.

Undangan untuk mengikuti pemusatan latihan itu datang bertepatan dengan jadwal program magang yang seharusnya dijalaninya. Ia sedianya menjalani magang di Wall Street pada Mei 2026.

"Setelah menyelesaikan ujian di bulan Mei, seharusnya saya menjalani magang di Wall Street, tetapi saya justru langsung terbang—dengan persiapan hanya empat hari—untuk memulai proses naturalisasi," katanya.

Ia mengaku masih tidak percaya dengan proses yang dialaminya hingga akhirnya dinaturalisasi. Mengenang kembali kejadian itu, penyerang berusia 19 tahun tersebut menilai bahwa setiap peluang harus dimanfaatkan.

"Rasanya sungguh tidak nyata. Saya selalu percaya bahwa kita harus proaktif dan memanfaatkan peluang sebaik mungkin saat kesempatan itu datang," ujarnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya