Kendati Atlético Madrid mengakhiri musim tanpa raihan trofi, kontribusi individu Julián Alvarez tidak bisa dipandang sebelah mata. Penyerang Argentina ini membukukan 20 gol dan sembilan asis di kompetisi La Liga, Liga Champions, dan Copa del Rey, serta mengantar klubnya menembus babak semifinal Eropa dan final piala domestik.
Di level negara, Alvarez mencetak gol krusial pada babak perpanjangan waktu saat Argentina menundukkan Swiss pada perempatfinal Piala Dunia. Kerja keras dan ketajamannya dalam dua kompetisi sistem gugur dinilai sudah sangat memadai untuk mengamankan satu tempat di antara 30 pemain terbaik dunia.
(Rivan Nasri Rachman)