Selanjutnya ada gelandang Arsenal U-21, Demiane Agustien. Jika terus menunjukkan kelasnya bersama Arsenal U-21, hanya masalah waktu bagi gelandang berdarah Indonesia-Belanda-Curacao- ini promosi ke skuad Arsenal senior.
Jika PSSI berhasil mendatangkan Demiane Agustien, tentu luar biasa, mengingat level sang pemain teramat tinggi. Demiane Agustien beberapa kali melempar kode ingin membela Timnas Indonesia, salah satunya memamerkan jersey skuad Garuda dengan nama punggung Agustien.
Nama terakhir ada bek KVC Westerlo, Reno Munz. Berusia 21 tahun, Reno Munz merupakan pesepakbola kelahiran Jakarta. Berbeda dengan nama-nama lain yang memiliki darah Indonesia, lain halnya dengan Reno Munz.
Meski tidak memiliki darah Indonesia, Reno Munz tetap bisa dinaturalisasi karena lahir di Jakarta. Memiliki tinggi badan 188 sentimeeter, Reno Munz bisa menjadi senjata jangka panjang bagi barisan pertahanan skuad Garuda.
(Ramdani Bur)