FIFA Tak Izinkan 5 Pemain Ini Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia, Ini Alasannya!

Ramdani Bur, Jurnalis
Senin 19 Oktober 2026 13:32 WIB
FIFA tak izinkan 5 pemain untuk dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia. (Foto: PSSI)
Share :

FEDERASI Sepakbola Dunia (FIFA) terbuka kepada negara yang ingin menaturalisasi pemain sepakbola. Namun, FIFA memiliki aturan ketat. Seseorang bisa dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) lewat proses kilat, asalkan si pemain memiliki darah Indonesia maksimal dari sang kakek atau nenek.

Jika pun tidak memiliki darah Indonesia seperti Maarten Paes atau Ole Romeny, paling tidak kakek atau neneknya lahir di Indonesia. Dalam perjalanannya, ada beberapa pemain top yang memiliki darah Indonesia.

Namun, setelah ditelusuri, pemain-pemain ini memiliki darah Indonesia dari sang buyut. Akibatnya, mereka tak bisa dinaturalisasi menjadi WNI. Siapa saja?

Berikut 5 pemain yang tak diizinkan FIFA untuk dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia:

1. Ryan Flamingo (PSV Eindhoven)

Ryan Flamingo musim ini bermain untuk klub kasta teratas Liga Belanda, PSV Eindhoven. Berposisi sebagai bek tengah, pesepakbola 186 sentimeter ini mengemas satu gol dari 11 pertandingan bersama sang klub.

Ia beberapa kali memberi respons suka saat dikait-kaitkan dengan Timnas Indonesia di media sosial. Namun, pada akhirnya, PSSI tak bisa mendekati eks pemain FC Utrecht itu karena darah Indonesia yang dimilikinya berasal dari sang buyut.

2. Dean Zandbergen (Dinamo Bucuresti)

Dean Zandbergen blak-blakan siap membela Timnas Indonesia. Penyerang yang mengemas 15 gol bersama VVV Venlo di Liga 2 Belanda 2025-2026 itu dapat menjadi juru gedor bagi skuad Garuda.

Namun, dalam wawancara terbaru John Herdman, pelatih asal Inggris itu mengatakan darah Indonesia yang dimiliki Dean Zandbergen berasal dari sang buyut. Akibatnya, penyerang 188 sentimeter ini tak bisa dinaturalisasi.

 

3. Mitchel Bakker (NEC Nijmegen)

Pada awal Januari 2025, kencang kabar PSSI mendekati Mitchel Bakker yang membela LOSC Lille untuk dinaturalisasi menjadi WNI. Akan tetapi, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjelaskan sulit menaturalisasi Bakker karena darah Indonesia yang dimiliki berasal dari sang buyut.

“Mitchel Bakker agak sulit (dinaturalisasi) setelah kita cek. Sebab, setelah dilakukan pengecekan agak sulit karena berdasarkan sesuai regulasi FIFA harus ibu-bapak atau kakek-nenek yang memiliki darah Indonesia. Kita sejauh ini belum menemukan surat dirinya qualified sesuai atruran FIFA,” tegas Erick Thohir.

4. Mauresmo Hinoke (Top Oss)

Mauresmo Hinoke diproyeksikan menjalani proses naturalisasi bersama Tim Geypens dan Dion Markx. Hanya saja dalam perjalanannya, Mauresmo Hinoke gagal diproses karena darah Indonesia yang dipunya berasal dari sang buyut.

Padahal, tenaga Mauresmo Hinoke sangat dibutuhkan untuk mengisi lini depan Timnas Indonesia. Bersama Top Oss musim ini, winger lincah ini mengemas lima gol dari 11 laga Liga 2 Belanda 2026-2027.

5. Jairo Riedewald (Sheffield United)

Untuk Jairo Riedewald, kasus yang dialami sedikit berbeda dari empat nama lain. Ia memiliki darah Indonesia dari sang nenek yang membuatnya bisa dinaturalisasi.

Namun, menjadi kendala ketika Jairo Riedewald telah memegang tiga caps bersama Timnas Belanda senior. Bersama Timnas Belanda U-21, Jairo Riedewald juga memiliki lima caps. Kondisi ini yang membuat PSSI tidak percaya diri untuk mengajukan proses naturalisasi Jairo Riedewald ke FIFA.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya