FEDERASI Sepakbola Dunia (FIFA) terbuka kepada negara yang ingin menaturalisasi pemain sepakbola. Namun, FIFA memiliki aturan ketat. Seseorang bisa dinaturalisasi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) lewat proses kilat, asalkan si pemain memiliki darah Indonesia maksimal dari sang kakek atau nenek.
Jika pun tidak memiliki darah Indonesia seperti Maarten Paes atau Ole Romeny, paling tidak kakek atau neneknya lahir di Indonesia. Dalam perjalanannya, ada beberapa pemain top yang memiliki darah Indonesia.
Namun, setelah ditelusuri, pemain-pemain ini memiliki darah Indonesia dari sang buyut. Akibatnya, mereka tak bisa dinaturalisasi menjadi WNI. Siapa saja?
Berikut 5 pemain yang tak diizinkan FIFA untuk dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia:
Ryan Flamingo musim ini bermain untuk klub kasta teratas Liga Belanda, PSV Eindhoven. Berposisi sebagai bek tengah, pesepakbola 186 sentimeter ini mengemas satu gol dari 11 pertandingan bersama sang klub.
Ia beberapa kali memberi respons suka saat dikait-kaitkan dengan Timnas Indonesia di media sosial. Namun, pada akhirnya, PSSI tak bisa mendekati eks pemain FC Utrecht itu karena darah Indonesia yang dimilikinya berasal dari sang buyut.
Dean Zandbergen blak-blakan siap membela Timnas Indonesia. Penyerang yang mengemas 15 gol bersama VVV Venlo di Liga 2 Belanda 2025-2026 itu dapat menjadi juru gedor bagi skuad Garuda.
Namun, dalam wawancara terbaru John Herdman, pelatih asal Inggris itu mengatakan darah Indonesia yang dimiliki Dean Zandbergen berasal dari sang buyut. Akibatnya, penyerang 188 sentimeter ini tak bisa dinaturalisasi.