Pelatih asal Spanyol itu juga menyoroti pentingnya ketenangan saat membangun serangan dan efektivitas aliran bola untuk menciptakan peluang matang. Selain itu, keterlibatan penjaga gawang dalam skema serangan dinilai masih perlu ditingkatkan melalui latihan yang lebih intensif.
"Hari ini, kami belum terlalu berhasil menerapkannya. Kami perlu mempertimbangkan bagaimana menerapkan pendekatan tersebut dengan lebih baik dan lebih banyak melatihnya," ungkap Souto.
Evaluasi tersebut menjadi penting karena Indonesia harus segera bersiap menghadapi Tanjung Verde pada pertandingan berikutnya. Laga itu menjadi kesempatan bagi Skuad Garuda untuk memperjuangkan posisi runner-up Grup A.
Saat ini, Indonesia menempati peringkat ketiga klasemen dan tertinggal dari Tanjung Verde dalam selisih gol. Sementara itu, Brasil berada di puncak klasemen dengan koleksi enam poin.
"Hari ini kami sudah melakukan pekerjaan dengan baik, tetapi jika besok kami tidak tampil baik, hasil pertandingan hari ini akan menjadi sia-sia. Karena itu, kami akan berusaha memberikan yang terbaik pada pertandingan besok," tutur Souto.
Pemain Timnas Futsal Indonesia, Samuel Eko, juga menilai pertandingan melawan Brasil memberikan banyak pelajaran bagi tim. Dia menyoroti aspek pertahanan dan penyelesaian akhir sebagai dua hal penting yang harus diperbaiki untuk menghadapi laga selanjutnya.
"Alhamdulillah, saya dan teman-teman telah menyelesaikan pertandingan malam ini. Banyak pengalaman yang bisa kami ambil dari pertandingan hari ini, terutama dalam bertahan dan memaksimalkan peluang," ujar pemain Bintang Timur Surabaya itu.
(Rivan Nasri Rachman)