MEDIA Vietnam, Soha.vn, menyoroti ucapan pengamat sepakbola Tanah Air, Akmal Marhali, yang menyebut Timnas Indonesia juara FIFA ASEAN Cup 2026 karena telah diatur. “Pengamat sepakbola Indonesia Tuduh FIFA ASEAN Cup 2026 Diatur, Pertanyakan Kemenangan 9-2 Timnas Indonesia atas Bangladesh,” tulis Soha.vn dalam judul artikel yang mereka buat.
Dalam sebuah podcast di YouTube, Akmal Marhali menyebut Timnas Indonesia seperti dibukakan jalan menjadi juara FIFA ASEAN Cup 2026. Asumsi ini muncul karena sedari fase grup, Timnas Indonesia tidak menghadapi raksasa Asia Tenggara seperti Thailand atau Vietnam.
“Timnas Indonesia tampaknya dibukakan jalan untuk menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Dalam hasil drawing pembagian grup, Vietnam dan Thailand tidak berada satu grup dengan Indonesia. Sementara itu, lawan-lawan yang berada satu grup dengan Indonesia merupakan tim-tim yang memiliki peringkat lebih rendah,” kata Akmal Marhali, Okezone mengutip dari Soha.vn.
Sebelum FIFA ASEAN Cup 2026 dimulai, Thailand dan Vietnam menempati ranking FIFA tertinggi di Asia Tenggara. Thailand menempati peringkat 94 dunia, sedangkan Vietnam di posisi 99 dunia. Bagaimana dengan Timnas Indonesia? Skuad Garuda menempati posisi tiga di Asia Tenggara dengan menduduki peringkat 118 dunia.
Idealnya karena mereka menempati peringkat tertinggi, Thailand dan Vietnam seharusnya berada di grup berbeda. Namun, faktanya Thailand dan Vietnam justru satu grup, tepatnya di Grup B FIFA ASEAN Cup 2026.
Namun, ada asumsi lain kenapa Timnas Indonesia terhindar dari Thailand dan Vietnam di fase grup. Status Timnas Indonesia sebagai tuan rumah membuat mereka ditempatkan di pot 1 bersama Thailand. Karena itu, Thailand dan Vietnam harus saling bunuh di fase grup.