Sepakbola dimainkan terutama dengan kaki. Hanya penjaga gawang yang boleh menggunakan tangan, itu pun terbatas di area kotak penalti timnya sendiri. Karena itulah, bola basket yang mengandalkan tangan, menjadi olahraga nomor satu di Amerika.
Anak-anak muda di Amerika tidak memiliki idola dari kalangan pesepakbola negaranya sendiri, berbeda dengan sebagian besar anak di Eropa. Sepakbola di sana juga lebih banyak dimainkan anak-anak dari kalangan menengah, sehingga banyak pemain Timnas Amerika Serikat yang lahir atau tumbuh besar di luar negeri.
Pada akhirnya, selera dan karakter masyarakat Amerika memang memiliki kekhasan yang berbeda dari banyak negara lain. Kondisinya bertolak belakang dengan Indonesia, tempat sepakbola menjadi olahraga paling populer sehingga stadion pada pertandingan liga nyaris selalu dipenuhi suporter.
(Ramdani Bur)