Tak hanya memperluas wilayah, penyelenggara juga menghadirkan sejumlah regulasi baru untuk meningkatkan profesionalisme kompetisi. Salah satunya kesepakatan antara tim dan orangtua terkait proses rekrutmen serta manfaat yang diterima pemain.
Selain itu, jendela transfer mulai diberlakukan pada awal dan pertengahan musim. Aturan tersebut diharapkan membuat para pemain tidak hanya berkembang secara teknis, tetapi juga memahami regulasi dalam sepak bola.
“Jadi kami berharap, tidak hanya piawai di lapangan hijau, tetapi mereka juga mulai memahami regulasi dan aturan-aturan dalam dunia sepakbola,” tandas Teddy.
Salah satu pemain yang merasakan dampak kompetisi tersebut adalah Nafeeza Ayasha Nori. Mengikuti Soccer League sejak musim perdana, pemain kelahiran 29 Maret 2011 itu kini menjadi bagian dari Timnas Putri Indonesia pada Kualifikasi AFC U-17 2027.
Nafeeza mengaku kompetisi tersebut memberikan pengalaman penting dalam perjalanan kariernya hingga mendapat kesempatan memperkuat Timnas Putri Indonesia.
“Liga ini juga memiliki peran untuk perjalanan aku menuju tim nasional sekarang ini,” ucap Nafeeza.
Pada musim kedua, Nafeeza akan memperkuat Akademi Persib Bandung U-18. Ia berharap pengalaman menghadapi tim dari berbagai daerah pada musim sebelumnya dapat membantunya meningkatkan kemampuan dan prestasi.
Soccer League 2026/2027 akan berlangsung di lima kota. Regional Jakarta dimulai pada 10 Oktober, Bandung 17 Oktober, Surabaya 18 Oktober, serta Kudus dan Surakarta pada 25 Oktober 2026.
Jakarta diikuti 28 tim, Bandung 26 tim, Surabaya 19 tim, Kudus 24 tim, dan Surakarta 13 tim. Total 110 tim akan bersaing pada kompetisi kategori U-15 dan U-18.
(Rivan Nasri Rachman)