BANGKOK – Kisah apes pemain asal Thailand, Manuel Bihr yang dipermalukan Timnas Indonesia dan Persib Bandung hanya dalam seminggu terakhir menarik untuk dibahas. Ya, pekan kelabu harus dialami oleh pemain bertahan andalan Timnas Thailand dan Port FC, Manuel Bihr.
Bek berusia 33 tahun dengan tinggi 184 sentimeter tersebut harus menelan pil pahit kekalahan beruntun ketika menghadapi wakil-wakil dari Indonesia di kancah internasional. Kisah apes ini bermula ketika Manuel Bihr tampil penuh membela skuad Gajah Perang dalam partai puncak ajang bergengsi FIFA ASEAN Cup 2026 yang dihelat pada Senin, 5 Oktober 2026 malam WIB.
Meskipun sempat menyumbangkan satu gol lewat adu tendangan penalti, kontribusinya gagal membawa Thailand keluar sebagai pemenang setelah takluk 2-4 (2-2 di waktu normal) dari Timnas Indonesia.
Berbicara mengenai Bihr, ada hal menarik ketika momen penyerahan medali runner-up FIFA ASEAN Cup 2026 yang diwarnai oleh kejadian kurang menyenangkan yang melibatkan sang pemain. Ketika berjalan menuju podium, para pemain Timnas Indonesia telah menunggu untuk menyambut mereka dengan gestur sportivitas berupa ajakan tos atau high first five.
Pada awalnya, Manuel Bihr sempat meladeni ajakan tersebut dari beberapa pemain Timnas Indonesia yang berdiri di sepanjang jalur. Namun, situasi berubah ketika ia tiba di hadapan Justin Hubner, di mana bek Fortuna Sittard itu justru diabaikan begitu saja oleh Manuel Bihr hingga membuat rekan setimnya tampak kebingungan.
Tak berhenti sampai di situ, sikap kontroversial kembali ditunjukkan oleh pemain bernomor punggung andalan tersebut saat berhadapan langsung dengan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kepala Negara yang hadir untuk mengalungkan medali perak secara resmi menyalami satu persatu pemain Thailand yang naik ke atas panggung.
Ketika Presiden Prabowo mengulurkan tangan untuk bersalaman usai pengalungan medali, Manuel Bihr secara terang-terangan mengabaikan orang nomor satu di Indonesia tersebut. Aksi tengil yang dilakukan di hadapan publik luas itu sontak memicu sorotan tajam dari para pencinta sepak bola Tanah Air.