Shin Tae-yong Takkan Balik ke Timnas Indonesia, Jangan Bandingkan dengan John Herdman!

Ramdani Bur, Jurnalis
Rabu 30 September 2026 12:06 WIB
Shin Tae-yong dijamin tidak akan melatih Timnas Indonesia lagi. (Foto: PSSI)
Share :

PENGAMAT sepakbola Tanah Air, Yusuf Kurniawan, mengimbau suporter jangan melakukan tindakan yang membuat pemain Timnas Indonesia tidak nyaman. Salah satu aksi suporter yang menjadi sorotan ketika mereka meneriakkan nama Shin Tae-yong kelar laga Timnas Indonesia vs Timnas Malaysia di matchday kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, Senin 28 September 2026. Saat diwawancara kelar pertandingan, kapten Timnas Indonesia Kevin Diks pun mengutarakan kekecewaan atas sorakan yang dilontarkan suporter.

“Saya sedih dan menyayangkan (sorakan suporter yang menggemakan nama Shin Tae-yong). Sebenarnya enggak ada persoalan kalau enggak ada pemain yang terganggu. Tapi, ini kan ada pemain (Kevin Diks) yang terganggu,” kata Bung Yuke -sapaan akrab Yusuf Kurniawan- dalam Podcast Locker Room yang tayang di YouTube Official Okezone, Rabu (30/9/2026).

Shin Tae-yong di laga Persija vs Persib. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)

“Presenternya bertanya apa, Kevin Diks justru merespons sorakan suporter. Saat itu, Kevin Diks bilang ini sesuatu yang tidak bisa dibenarkan. Kelihatan bahwa pemain sudah terganggu. Saya enggak masalah suporter melakukan chant apa, asalkan pemain tidak terganggu,” lanjut Bung Yuke.

1. Fokus Dukung John Herdman

Bung Yuke juga mengatakan Shin Tae-yong tidak akan balik melatih Timnas Indonesia. Ia pun menyarankan suporter untuk mendukung penuh John Herdman yang sedang membangun kualitas skuad Garuda.

“Shin Tae-yong juga tidak akan balik juga kan (melatih Timnas Indonesia). Kita fokus saja sama John Herdman. Jangan di-judge juga sekarang karena ini masih di tengah turnamen. Kita enggak tahu ending-nya seperti apa, walaupun kita tetap Kritik pelatihnya karena dia mungkin melakukan kekeliruan taktikal dan efeknya hasil tidak memuaskan. Tapi, jangan sampai dianggap tidak respek kepada pemain dan tim kepelatihan,” tegas bung Yuke.

“Teriakan itu sangat subjektif. Kita harus menjadi penonton yang dewasa. Kita perlu ekosistem, istilah vibes yang positif untuk Timnas. Karena targetnya Piala Asia dan masih berproses. Pemain sudah terganggu dan teriakan-teriakan itu terjadi setelah pertandingan. Padahal, pemain sudah bekerja keras setelah bermain 10 orang. Dengan yel-yel dan chant itu seperti tidak menghargai apresiasi pemain,” ujar Bung Yuke.

“Ini masalahnya pemain terganggu. Tapi, kalau pelatihnya terganggu, itu enggak masalah lah karena itu risiko pelatih. Sebenarnya yel-yel itu ditujukan kepada John Herdman atau sarkas lah bahasanya. Tapi, ini kan pemain enggage sama pelatihnya yang sekarang,” tegas mantan Pemimpin Redaksi media olahraga Tanah Air tersebut.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya