Erick Thohir Soroti Ketatnya Persaingan FIFA ASEAN Cup 2026, Ingatkan Timnas Indonesia

Cikal Bintang, Jurnalis
Rabu 30 September 2026 10:29 WIB
Erick Thohir Soroti Ketatnya Persaingan FIFA ASEAN åCup 2026, Ingatkan Timnas Indonesia (Okezone/Andri Bagus)
Share :

BANDUNG - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menilai persaingan sepak bola di Asia Tenggara  semakin ketat dalam beberapa tahun terakhir. Setiap negara di ASEAN terus berkembang sehingga membuat perbedaan kekuatan semakin tipis. 

1. Semakin Berkembang 

Erick mengatakan perkembangan tersebut membuat setiap pertandingan pada edisi perdana FIFA ASEAN Cup berlangsung kompetitif. Menurutnya, sejumlah negara, seperti Thailand, Vietnam, Malaysia, Indonesia, dan Filipina kini memiliki kekuatan yang membuat laga sulit diprediksi.

“Sekarang kualitas permainan negara-negara Asia Tenggara terus meningkat. Setiap tim memiliki kekuatan dan komposisi pemain yang semakin solid,” ujar Erick dikutip dari rilis resmi PSSI, Rabu (30/9/2026).

Timnas Indonesia vs Timnas Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 (Foto: Okezone/Isra Triansyah)

Erick mencontohkan Malaysia yang memiliki skuad dengan pemain dari berbagai negara dan mampu tampil kompak. Ia menilai penggunaan pemain naturalisasi serta pemain yang memiliki pengalaman internasional turut membuat persaingan antartim ASEAN semakin kompetitif.

“Karena itu, semua pertandingan menjadi sangat penting. Tim yang ingin melaju harus berjuang sejak laga pertama dan tidak boleh menganggap remeh siapa pun,” tuturnya.

2. Peluang Lolos Terbuka

Menurut Erick, peluang Indonesia untuk lolos ke FIFA ASEAN Cup 2026 masih terbuka. Namun, peluang tersebut harus dijaga melalui kerja keras, konsistensi, dan konsentrasi penuh dalam setiap pertandingan.

Erick meminta Skuad Garuda tidak terlena dengan hasil yang telah diraih sebelumnya. Ia menilai setiap tim tetap harus dihadapi dengan serius, termasuk lawan yang secara peringkat atau kekuatan di atas kertas dianggap lebih lemah.

“Bangladesh juga tidak boleh dipandang sebelah mata. Indonesia harus tetap berjuang dan bermain dengan fokus penuh,” ucap Erick.

Erick juga memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain Indonesia dalam pertandingan sebelumnya. Meski harus bermain dengan 10 orang, Skuad Garuda tetap mampu menahan imbang Malaysia (0-0), Senin (28/9/2026) lalu.

 

Menurut Erick, semangat juang tersebut dapat menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat. Dia menegaskan bahwa perjalanan menuju fase berikutnya tidak akan mudah bagi tim mana pun.

“Masih ada peluang, tetapi semuanya memiliki risiko. Tidak ada jalan mudah. Para pemain harus terus berjuang dan memberikan kemampuan terbaik,” tutup Erick.

Timnas Indonesia saat ini masih bersaing di Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 dengan mengoleksi empat poin dari dua pertandingan. Skuad Garuda duduk di peringkat kedua karena kalah selisih gol dari Malaysia.

Timnas Indonesia vs Timnas Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026 (Foto: Okezone/Isra Triansyah)

Selanjutnya, Timnas Indonesia akan menghadapi Bangladesh di laga ketiga Grup A FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan itu akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Kamis (1/10/2026).

Sementara Malaysia akan bertemu dengan Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Jawa Barat pada hari yang sama. Dua pertandingan itu akan menentukan nasib masing-masing tim di FIFA ASEAN Cup 2026.

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya