Menurut Indra, sistem permainan bertahan memang dibutuhkan saat tim dalam kondisi 'pincang'. Oleh karena itu, ia tetap mengapresiasi strategi Herdman yang mampu mengawal anak asuhnya tidak kebobolan.
"Yang paling penting, saya memberikan apresiasi kepada pemain. Mereka berjuang, disiplin dan tidak menyerah. Itu harus kita hargai," tegas pria asal Sumatra Barat itu.
Indra menambahkan, hasil pertandingan ini menunjukkan Timnas Indonesia tetap memerlukan evaluasi besar untuk meningkatkan sistem permainan. Selain itu, menurutnya, Herdman juga harus mencari solusi jika menghadapi situasi kekurangan pemain.
"Setelah itu baru kita evaluasi. Bagaimana kalau menghadapi lawan dengan kualitas yang berbeda? Bagaimana ketika kita kehilangan satu pemain? Bagaimana tim tetap bisa keluar dari tekanan dan melakukan pressing? Itu yang harus terus dikembangkan," papar Indra.
"Jadi saya puji perjuangannya. Mental pemain luar biasa. Tetapi jangan berhenti di situ. Kita harus belajar dari pertandingan ini supaya sistem kita semakin matang," tandas pelatih pemegang lisensi AFC Pro itu.
(Wikanto Arungbudoyo)