JAKARTA – Pertandingan lanjutan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia vs Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) menyita banyak perhatian. Salah satu komentar datang dari legenda sepak bola Malaysia, Safee Sali, yang memberikan pandangan serta peringatan penting bagi skuad Harimau Malaya.
Mantan penyerang yang sempat dijuluki momok menakutkan bagi Timnas Indonesia dan Vietnam itu menilai bahwa tantangan terbesar Malaysia di Jakarta bukan sekadar kekuatan teknis lawan. Atmosfer penonton di stadion berkapasitas besar tersebut diyakini akan memberikan tekanan psikologis yang luar biasa bagi para pemain.
Bagi Safee Sali, Stadion Utama Gelora Bung Karno bukanlah tempat yang asing. Pada final Piala AFF 2010 silam, ia dan rekan-rekan setimnya bahkan harus dievakuasi menggunakan kendaraan taktis barracuda akibat ketatnya keamanan dan masifnya tekanan suporter tuan rumah saat itu.
Meski demikian, pengalaman tersebut justru membawanya pada memori manis ketika sukses mencetak gol di Jakarta dan membawa Malaysia keluar sebagai juara dengan keunggulan agregat 4-2. Dari pengalaman masa lalunya, Safee paham betul betapa krusialnya menjaga ketenangan mental di tengah gelombang suporter lawan.
Dalam pesannya kepada skuad asuhan pelatih interim saat ini, Safee berpesan agar para pemain bisa menikmati atmosfer pertandingan tanpa kehilangan fokus pada strategi.
"Mental para pemain harus benar-benar siap menghadapi segala tekanan suporter di sana karena atmosfernya sangat khas; nikmati suasananya, namun tetap utamakan fokus pada target kemenangan dan taktik tim," ucap Safee, dikutip dari The Thao 247, Senin (28/9/2026).
Di sisi lain, Safee Sali tetap menaruh rasa optimistis terhadap performa Harimau Malaya menyusul kemenangan meyakinkan 3-0 atas Bangladesh pada laga pembuka grup. Menurutnya, kekompakan tim yang terjaga berkat kedekatan antar-pemain di level klub memberikan energi positif bagi skuad.