Sebanyak 14 negara ambil bagian dalam edisi perdana tersebut. Komposisinya terdiri dari 11 negara anggota ASEAN dan tiga tim undangan yang bersaing dalam dua divisi.
Divisi 1 yang digelar di Indonesia diikuti delapan tim dan terbagi dalam dua grup. Sementara itu, enam tim lainnya tampil di Divisi 2 yang berlangsung di Hong Kong.
Grafstrom turut memberikan apresiasi kepada PSSI dan pemerintah Indonesia atas dukungan terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, Indonesia memiliki sejumlah unsur yang mendukung pelaksanaan kompetisi internasional, termasuk infrastruktur dan sumber daya manusia.
“Semangat terhadap sepak bola menjadi salah satu alasannya, begitu juga kerja besar yang dilakukan Erick bersama PSSI dan pemerintah. Mereka menunjukkan kemauan yang besar untuk menyelenggarakan ajang ini dan kerja samanya sangat baik,” ucap Grafstrom.
Pelaksanaan FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi awal dari format turnamen regional yang berada di bawah FIFA. Dengan konsep empat tahunan dan pertandingan dalam jendela internasional, ajang tersebut dirancang menjadi bagian dari kalender sepakbola internasional kawasan.
(Ramdani Bur)