Pemain berusia 29 tahun itu mengatakan, konsentrasi tinggi tinggi dan semangat pantang menyerah harus ditampilkan rekan-rekannya. Paling terpenting Timnas Indonesia jangan menyepelekan Singapura.
"Ketika melakukan kesalahan umpan, pikirkan bola berikutnya. Ketika kalah dalam sebuah duel, tidak masalah, pikirkan bola berikutnya. Menurut saya, bagian besar dari sepakbola adalah mental," ucap Diks.
"Jika Anda kuat secara mental, Anda bisa mencapai level yang sebelumnya belum pernah Anda lihat," tandasnya.
Timnas Indonesia mengusung target juara dalam FIFA ASEAN Cup 2026. Gelar juara itu tentunya diharapkan sebagai pengganti kegagalan dalam Piala AFF 2026.
(Wikanto Arungbudoyo)