TIM Nasional (Timnas) Indonesia dipastikan bakal tampil dengan kekuatan terbaik dalam mengarungi ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Kehadiran jajaran pemain bintang papan atas membuat ekspektasi publik melambung tinggi, termasuk dari legenda sepak bola Tanah Air, Kurniawan Dwi Yulianto, yang secara terbuka menuntut Tim Garuda membawa pulang trofi.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, resmi memanggil 23 pemain untuk menghadapi turnamen regional bergengsi tersebut. Komposisi skuad yang disiapkan kali ini dinilai sangat solid karena dihuni oleh kombinasi pemain berpengalaman dan deretan pilar keturunan yang merumput di Eropa.
Sejumlah nama besar dipastikan memperkuat Timnas Indonesia, di antaranya Emil Audero, Maarten Paes, Kevin Diks, Justin Hubner, Elkan Baggott, Calvin Verdonk, Thom Haye, Joey Pelupessy, Ole Romeny, hingga Ragnar Oratmangoen. Deretan pemain ini diprediksi menjadi tulang punggung kekuatan Timnas Indonesia di setiap lini.
Satu-satunya kabar kurang menyenangkan datang dari lini pertahanan, di mana sang kapten Jay Idzes harus absen akibat cedera saat membela klubnya, Sassuolo, di kompetisi Serie A. Kendati demikian, absennya Idzes diyakini tidak mengurangi kualitas dan kedalaman tim secara signifikan.
Melihat materi pemain yang melimpah, Kurniawan Dwi Yulianto menilai Indonesia tidak boleh memasang target setengah-setengah. Ia menegaskan turnamen ini merupakan momentum emas bagi Merah Putih untuk membuktikan dominasi di kawasan Asia Tenggara.
Kurniawan menekankan pentingnya status turnamen yang terdaftar resmi dalam kalender FIFA, sehingga seluruh negara kontestan dipastikan turun dengan kekuatan penuh. Kondisi ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh skuad Garuda untuk menunjukkan kapasitas terbaik mereka.
"Ajang ini merupakan kompetisi resmi FIFA, sehingga seluruh tim peserta pasti menurunkan komposisi terbaiknya. Ini adalah kesempatan emas bagi Indonesia untuk bertanding dengan skuad paling tangguh, dan kita wajib keluar sebagai juara," ujar Kurniawan, dikutip dari The Thao 247, Selasa (22/9/2026).
Ambisi besar ini sejalan dengan arahan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang sebelumnya telah mematok target juara pada ajang kali ini. Pelatih John Herdman pun menyambut tantangan tersebut dengan tekad mengukir sejarah baru dalam perjalanan kariernya bersama Timnas Indonesia.
Pada babak penyisihan, Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Malaysia, Singapura, dan Bangladesh. Skuad Garuda akan memulai perjuangannya menghadapi Singapura pada 25 September, melakoni laga krusial kontra Malaysia pada 28 September, serta menutup fase grup melawan Bangladesh pada 1 Oktober, yang semuanya digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Di antara para pesaing di Grup A, Kurniawan memberikan perhatian khusus pada kekuatan Malaysia. Ia mengingatkan para pemain agar tidak memandang sebelah mata rival abadi tersebut, mengingat skuad Harimau Malaya kini diperkuat banyak pemain naturalisasi berkualitas serta pilar-pilar tangguh dari klub ternama, Johor Darul Ta'zim.
(Rivan Nasri Rachman)