Keberhasilan tersebut membuat SD Muhammadiyah Sapen kembali menempati podium tertinggi KU 12 MLSC Yogyakarta. Mereka sekaligus menunjukkan konsistensi setelah kembali menjadi tim yang harus diperhitungkan dalam persaingan sepak bola putri usia dini di Yogyakarta.
MLSC Jakarta Raya Seri 1 2026/2027 diikuti 1.928 atlet dari 111 SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Sebanyak 53 tim ambil bagian di KU 10, sedangkan 123 tim bersaing pada kategori KU 12.
Sementara itu, MLSC Yogyakarta Seri 1 diikuti 1.294 atlet dari 76 SD dan MI. Sebanyak 40 tim bertanding di KU 10 dan 83 tim meramaikan persaingan pada kategori KU 12.
Di Jakarta Raya, SDN Gedong 03 juga menempatkan Keenar Inara Alfiyah sebagai top scorer KU 10 dengan koleksi 28 gol. Sementara Valencia Ashalyna Prayoga dari SDN Gedong 10 Pagi terpilih sebagai Best Player, Arsyila Wahyu Qiana dari SDN Gedong 03 menjadi Best Goalkeeper, dan SDN Lenteng Agung 09 meraih penghargaan Fairplay Team.
Pada kategori KU 12 Jakarta Raya, Gildas Syauqillah dari SDN Cipayung 02 menjadi top scorer dengan 14 gol. Maura Jihan Athifa dari SDN Kebayoran Lama Selatan 19 terpilih sebagai Best Player, Khanza Aqila Salsabila dari SDN Kebayoran Lama Utara 13 menjadi Best Goalkeeper, sedangkan SDN Cipinang Muara 19 meraih penghargaan Fairplay Team.
Untuk Yogyakarta, Alisya Natalia Bandari dari SD Tarakanita Bumijo I menjadi top scorer KU 10 dengan torehan 36 gol. Gendhis Annara Putri Bazuni dari SD Muhammadiyah Sapen terpilih sebagai Best Player, Puput Widiana dari SDN Ungaran 1 menjadi Best Goalkeeper, dan SD Idea Baru meraih penghargaan Fairplay Team.
Pada kategori KU 12 Yogyakarta, tiga pemain berbagi gelar top scorer dengan koleksi 12 gol, yakni Fuanthiffa Husnia Dea Pramita dari SDN Glagah, Khayla Labiba Nasjmi dari SDN Baturetno, dan Putri Selena Humaira Suryawan dari SD Muhammadiyah Sapen. Afita Nur Inderasari dari SDN Kalasan 1 terpilih sebagai Best Player, Earlyta Arsyfara Fatiyaturrahma dari SDN Kalasan 1 menjadi Best Goalkeeper, sementara SDN Giwangan meraih penghargaan Fairplay Team.
(Rivan Nasri Rachman)