MANTAN Wakil Presiden (Wapres) Federasi Sepakbola Vietnam (VFF), Duong Vu Lam, menilai pemain naturalisasi yang memperkuat Timnas Indonesia tidak ada apa-apanya jika dibandingkan pesepakbola asal Jepang atau Korea Selatan. Duong Vu Lam mengatakan level pemain naturalisasi Timnas Indonesa tidak jauh berbeda dengan pemain lokal Asia Tenggara.
“Pemain naturalisasi yang memperkuat Indonesia bermain di level menengah Eropa, atau lebih tepatnya bermain untuk klub-klub kelas menengah ke bawah,” kata Duong Vu Lam, Okezone mengutip dari media Vietnam, Dan Tri, Senin (21/9/2026).
Pemain-pemain ini mungkin sedikit lebih baik dibandingkan pemain lokal Asia Tenggara, tetapi jika dibandingkan dengan pemain Jepang, Korea Selatan, Iran, dan Australia yang bermain untuk klub-klub papan atas Eropa, pemain naturalisasi Indonesia tidak ada apa-apanya,” tegas Duong Vu Lam.
Duong Vu Lam juga menyoroti proyek naturalisasi yang dibuat VFF. Saat ini, VFF gencar menaturalisasi pemain-pemain asing yang merumput di Liga Vietnam.
Ia mengatakan, Vietnam tak bisa bergantung kepada pemain naturalisasi. Duong Vu Lam menegaskan pembinaan sepakbola usia dini harus menjadi sumber utama kekuatan sepakbola Vietnam, bukan naturalisasi.
Duong Vu Lam juga memberi contoh apa yang dilakukan Timnas China. Dulu China menggunakan banyak pemain asing yang berkompetisi di liga mereka, namun gagal ketika bersaing di Asia.