JAKARTA - Timnas Minifootball Indonesia mulai fokus ke persiapan Piala Dunia Minifootball 2027 setelah menyelesaikan kiprahnya di Asian Minifootball Championship (AMNC) Asia Cup 2026. Apalagi, level yang dihadapi tentu akan berbeda.
Skuad Garuda menempati peringkat keempat setelah kalah dari Uni Emirat Arab (UEA) 0-3 dalam perebutan tempat ketiga. Laga itu digelar di ASIOP Stadium, Jakarta, Jumat 18 September 2026.
Meski gagal meraih posisi tiga besar, Indonesia membawa modal penting dari perjalanan di AMNC 2026. Tim Merah Putih berhasil memastikan tiket menuju WMF World Championship 2027 di Republik Ceko setelah menembus babak semifinal.
Pelatih Timnas Minifootball Indonesia, Indra Kurnia Purnomo, menyebut evaluasi menyeluruh akan dilakukan sebelum tim menghadapi persaingan di level dunia. Menurutnya, pembenahan diperlukan pada sejumlah aspek permainan, tidak hanya dari sisi teknis.
“Evaluasi sudah pasti ya, bukan hanya terkait set play, tetapi ada banyak elemen yang harus kami evaluasi untuk bisa menaikan level di Piala Dunia 2027 nanti,” ujar Indra di Jakarta, dikutip Minggu (20/9/2026).
Perjalanan Indonesia di AMNC 2026 dimulai dengan kemenangan telak atas Bangladesh 8-1. Setelah itu, Indonesia meraih kemenangan walkover atas Irak 5-0 karena lawan tidak hadir dalam pertandingan.
Hasil positif kembali diraih saat Indonesia menang atas India 9-0 sehingga memperkuat peluang lolos dari Grup A. Namun, Indonesia harus mengakhiri fase grup dengan kekalahan dari Thailand 0-1.
Thailand menjadi juara Grup A dengan koleksi 12 poin, sedangkan Indonesia finis sebagai runner-up dengan sembilan poin. Hasil tersebut membuat Indonesia berhadapan dengan Uzbekistan pada babak semifinal.
Dalam pertandingan yang berlangsung di ASIOP Stadium, Kamis 17 September 3037, Indonesia kalah dari Uzbekistan 0-2. Skuad Garuda kemudian kembali gagal meraih kemenangan setelah ditaklukkan UEA dengan skor 0-3 dalam perebutan tempat ketiga.
Indra mengaku bertanggung jawab atas hasil yang diraih Indonesia selama mengikuti AMNC 2026. Pelatih tersebut juga menyampaikan permintaan maaf karena belum mampu membawa tim meraih hasil terbaik.
“Atas nama semua pemain dan pribadi saya meminta maaf karena belum bisa memberikan hasil terbaik untuk Indonesia di turnamen kali ini. Sebagai pelatih saya bertanggung jawab penuh atas hasil dari setiap pertandingan,” kata Indra.
Meski demikian, Indra tetap memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain sepanjang turnamen. Padatnya jadwal pertandingan disebut menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi skuad Garuda selama AMNC 2026.
“Saya tetap bangga dengan para pemain yang selalu berusaha tampil maksimal di atas lapangan. Kita sama-sama tahu jadwal yang luar biasa padat sangat menguras fisik, tetapi mereka tetap mampu untuk tampil all-out di setiap pertandingan,” tuturnya.
AMNC 2026 resmi berakhir setelah Thailand mengalahkan Uzbekistan dengan skor 3-2 pada pertandingan final. Hasil tersebut membuat mereka mempertahankan gelar juara yang sebelumnya diraih pada edisi perdana di Bangkok, pada 2023.
Uzbekistan harus puas sebagai runner-up, sementara UEA menempati posisi ketiga. Indonesia kemudian melengkapi empat besar dengan finis di peringkat keempat.
Sebanyak 10 negara ambil bagian dalam AMNC 2026 yang menjadi bagian dari jalur kualifikasi Asia menuju WMF World Championship 2027. Selama enam hari penyelenggaraan, sebanyak 27 pertandingan dimainkan di Jakarta.
Ketua Umum Federasi Sepakbola Mini Indonesia (FSMI) sekaligus Presiden Asian Minifootball Confederation, Eric Tuapattinaya, turut mengapresiasi perjuangan seluruh negara peserta. Menurutnya, turnamen tersebut menunjukkan determinasi tim-tim Asia dalam membawa nama negara masing-masing.
“Dalam turnamen ini kita semua bisa melihat bagaimana determinasi yang ditunjukkan oleh negara-negara Asia. Tentunya ini adalah sebuah kebanggaan bagi kita semua saat melihat bagaimana tim yang membawa nama besar negara kita berjuang di atas lapangan,” ujar Eric.
Eric juga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia untuk menjadi tuan rumah AMNC 2026. Ia menilai kesempatan tersebut menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kejuaraan minifootball di kawasan Asia.
“Saya ucapkan terima kasih karena telah mempercayakan Indonesia sebagai tuan rumah di Asian Minifootball Championship 2026,” katanya.
Selain memastikan tiket ke Piala Dunia Minifootball 2027, Indonesia juga meraih penghargaan individu melalui penjaga gawang M Nazil. Kiper Timnas Minifootball Indonesia tersebut dinobatkan sebagai kiper terbaik.
Penghargaan pemain terbaik menjadi milik Treerapong Seree dari Thailand. Sementara itu, pemain Irak Hussein Abdulhadi meraih gelar top skor dengan koleksi 10 gol, sedangkan Jepang mendapatkan penghargaan Fair Play Team.
(Wikanto Arungbudoyo)