Kemudian pertanyaan muncul, kenapa Hong Kong dan Kuwait bisa ambil bagian di Asian Games 2026? Padahal, kita tahu posisi Kuwait dan Hong Kong berada di bawah Indonesia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Kuwait menempati posisi 11 di klasemen akhir runner-up terbaik Kualifikasi Piala Asia U-23 2026. Sementara Hong Kong hanya menempati posisi tiga di klasemen akhir Grup I.
Sekadar diketahui, tidak semua peserta Piala Asia U-23 2026 ambil bagian di Asian Games 2026. Australia tercatat bukan sebagai negara anggota OCA, sedangkan Yordania, Lebanon dan Suriah memilih tidak ambil bagian.
Karena itu, OCA harus memilih empat negara pengganti. Berdasarkan ranking di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, posisi empat negara di atas seharusnya diganti India, Turkmenistan, Filipina dan Yaman.
Namun, India, Turkmenistan dan Yaman menolak sehingga hanya Filipina yang bersedia. Lantas, siapa tiga negara penggantinya? OCA kemudian hanya menunjuk Hong Kong dan Korea Utara.
Menurut media Hong Kong, Hong Kong dipilih karena keberhasilan mereka lolos ke semifinal Asian Games 2022, sedangkan Korea Utara tanpa informasi yang pasti. Disinyalir, Korea Utara dipilih karena mereka melaju ke perempatfinal Asian Games 2022. Berhubung hanya tiga negara yang maju sebagai pengganti, otomatis peserta cabang olahraga sepakbola putra hanya diikuti 15 negara.
(Ramdani Bur)