PERJALANAN Timnas Vietnam U-20 di ajang Kualifikasi Piala Asia U-20 2027 harus berakhir dengan catatan yang sangat mengecewakan. Skuad asuhan pelatih Yutaka Ikeuchi tersebut dipastikan gagal ke putaran final Piala Asia U-20 2027 setelah menelan kekalahan 1-3 dari Iran pada laga pamungkas Grup C yang digelar Minggu 6 September 2026 lalu.
Selain gagal merebut tiket ke putaran final, hasil minor ini membuat Vietnam U-20 harus rela terlempar ke Development Group pada edisi berikutnya. Sorotan tajam pun langsung diarahkan kepada komposisi pemain, khususnya mengenai absennya sejumlah bintang muda berbakat dari klub Song Lam Nghe An (SLNA).
Banyak pihak mempertanyakan keputusan tim pelatih yang tidak membawa pilar-pilar kunci SLNA U-19, padahal mereka baru saja sukses menjuarai kompetisi tingkat nasional. Menanggapi kritik tersebut, pelatih Yutaka Ikeuchi memberikan penjelasan tegas bahwa ketiadaan para pemain tersebut bukan disebabkan oleh faktor pilihan taktis semata.
Juru taktik asal Jepang itu mengaku sangat mendambakan kehadiran para talenta berbakat milik SLNA U-19 tersebut untuk memperkuat kedalaman skuadnya. Namun, benturan jadwal agenda timnas dengan persiapan klub menyambut musim baru V.League membuat proses pemanggilan pemain menjadi terkendala.
"Bukan berarti staf pelatih tidak memilih pemain SLNA, saya pribadi sangat ingin menggunakan jasa mereka, tetapi para pemain itu harus menjalankan tugas bersama klub untuk persiapan dan pertandingan V.League sehingga tidak bisa bergabung dengan timnas kali ini," ungkap Ikeuchi memberikan klarifikasi, dikutip dari The Thao 247, Senin (7/9/2026).
Dalam daftar resmi yang disetujui, SLNA sebenarnya menyisakan nama penjaga gol Tran Van Dat, sementara Le Tan Dung juga dipanggil meski kini memperkuat Hung Yen. Sejumlah nama beken seperti Nguyen Bao Ngoc, Hoang Minh Hoi, hingga Tran Tan Minh terpaksa dipulangkan lebih awal demi kebutuhan klub masing-masing menjelang musim kompetisi domestik.