WASIT muda Indonesia, Naufal Adya Fairuski, berhasil menembus status AFC New Elite Referee. Status ini membuka jalan wasit berusia 26 tahun itu untuk memimpin pertandingan Piala Dunia di masa depan.
Kepastian ini diumumkan oleh Komite Wasit PSSI dalam acara 'Refereeing Workshop For Media' di Senayan, Jakarta. Dalam keterangan Komite Wasit PSSI, Naufal mendapat status AFC New Elite Referee setelah mengikuti program AFC Referees Academy Batch 5 pada 2023-2026.
Naufal menjadi salah satu dari delapan wasit dengan status AFC New Elite Referee. Delapan wasit itu terpilih setelah penyaringan ketat dari 50 wasit yang ikut serta dalam program AFC Referees Academy Batch 5.
Dengan status ini, Naufal kemungkinan besar sudah memimpin ajang-ajang sepakbola besar di Asia seperti Piala Asia, dan kompetisi antarklub Asia. Naufal sendiri menjadi wasit Indonesia ketiga yang mendapat status ini.
Sebelumnya sudah ada Thoriq Munir Alkatiri dan Yudi Nurcahya yang mempunyai status AFC Elite Referees Panel. Kedua wasit Indonesia itu diketahui pernah memimpin laga Piala Asia.
Ketua Komite Wasit PSSI, Yoshino Ogawa, turut bangga dengan pencapaian Naufal. Menurutnya, status AFC New Elite Referee membuka jalan Naufal untuk tampil di Piala Dunia.
"Sebenarnya tahapannya, turun ke bawah, dia baru saja, oke, menjadi wasit AFC Elite. Yang bisa memimpin turnamen resmi AFC atau FIFA terlebih dahulu," kata Yoshimi Ogawa kepada awak media, termasuk Okezone di Jakarta.
"Seperti, beberapa tingkat turnamen. Kemudian turnamen tertinggi ACL Elite. Begitu dia bisa, dia mulai memimpin laga ACL Elite, dan tampil dengan baik, maka dia menjadi kandidat Piala Dunia," tambahnya.
Yoshimi Ogawa memperkirakan, Naufal akan berada di panggung sepakbola dunia dalam tiga sampai lima tahun lagi. Hal itu tergantung dengan performa Naufal serta perkembangannya selama tampil di Asia.
"Artinya masih butuh waktu tiga, empat, lima tahun lagi. Karena pertama, di tingkat terendah di AFC dia harus memimpin sebuah pertandingan. Kemudian menunjukkan performa yang bagus, dan lalu tingkat berikutnya, tingkat berikutnya, tingkat berikutnya," tutur Yoshimi Ogawa.
"Itulah sebabnya kita harus mendukung, bukan hanya Naufal, tetapi kita perlu mendukung peningkatan mereka lebih lanjut," pungkasnya.
(Ramdani Bur)