Selepas meladeni Filipina, tingkat kesulitan langsung meningkat drastis tatkala The Golden Star Warriors harus kembali menghadapi rival abadi mereka, Thailand, pada 29 September. Duel ini diprediksi menjadi penentu jalannya kompetisi dan perebutan tiket lolos dari grup.
Rangkaian laga penyisihan grup bagi pasukan Kim Sang Sik akan ditutup dengan bentrokan kontra Pakistan pada 2 Oktober mendatang. Sedikit saja kelengahan atau hasil minor di hadapan lawan-lawan ini bisa membuat Vietnam kehilangan kendali atas nasib mereka sendiri.
Buruk untuk Vietnam, tapi bagi Timnas Indonesia padatnya jadwal pasukan Kim Sang-sik menjadi keberkahan. Pasalnya tak dapat dipungkiri, Vietnam adalah tim kandidat terkuat untuk juara di turnamen perdana tersebut.
Andai Timnas Indonesia lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026, maka potensi negara yang mereka lawan adalah antara Vietnam atau Thailand. Jadi, jika kedua negara itu tak dapat maksimal di FIFA ASEAN Cup 2026, peluang Garuda untuk menjadi pemenang pertama pada edisi perdana FIFA ASEAN Cup akan terbuka sangat lebar.
(Rivan Nasri Rachman)