Unggul 2 gol, Timnas Thailand tampil tak jauh berbeda dibandingkan babak pertama. Anak asuh Anthony Hudson lebih banyak menunggu dan mengandalkan serangan balik.
Strategi ini terbukti berhasil. Lewat skema serangan balik cepat, Patrik Gustavsson menggiring bola dari sisi kanan pertahanan Singapura.
Ia kemudian mengirimkan umpan silang mendatar yang bisa diselesaikan dengan baik oleh Seksan Ratree. Kedudukan berubah menjadi 0-3 pada menit ke-51.
Iran Fandi yang masuk sebagai pemain pengganti berhasil mencetak gol pada menit ke-84 lewat sepakan indah dari luar kotak penalti.
Gol tersebut sekaligus menjadi yang terakhir dalam pertandingan. Meski Timnas Singapura mendominasi penguasaan bola, permainan serangan balik Thailand sangat efektif untuk mengalahkan tuan rumah.
(Erha Aprili Ramadhoni)