Selain laga kontra Brasil, AIFF juga tengah merancang dua pertandingan persahabatan lain melawan tim berperingkat lebih tinggi di FIFA Matchday. Salah satu calon lawan bahkan dikabarkan merupakan tim yang sempat berlaga di Piala Dunia 2026.
Menyadari konsekuensi dari mundurnya mereka, pihak AIFF telah mengirimkan surat penjelasan terperinci kepada Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom. Mereka berharap penjelasan tersebut dapat menjadi pertimbangan agar sanksi denda yang menanti bisa dikurangi atau bahkan dibatalkan.
Di sisi lain, mundurnya India memaksa panitia penyelenggara FIFA ASEAN Cup 2026 untuk segera memutar otak mencari solusi pengganti di divisi teratas. Absennya raksasa Asia Selatan ini tentu mengubah peta persaingan yang sebelumnya sudah dirancang matang.
Bagi India, memilih jalan ini merupakan pertaruhan besar antara potensi sanksi administratif dan keuntungan strategis dari laga-laga uji coba kelas dunia. Kini, seluruh keputusan akhir berada di tangan Komite Disiplin FIFA terkait nasib sanksi yang mengancam federasi sepak bola negeri Hindustan tersebut.
(Rivan Nasri Rachman)