NEW JERSEY – Badan sepak bola dunia (FIFA) secara resmi telah menunjuk Slavko Vincic sebagai pengadil lapangan untuk laga final Piala Dunia 2026. Wasit asal Slovenia tersebut bakal memimpin jalannya bentrokan akbar antara Spanyol melawan Argentina.
Partai puncak yang mempertemukan dua raksasa sepak bola ini dijadwalkan berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, pada Senin 20 Juli 2026 dini hari WIB. Penunjukan Vincic tentu menjadi sorotan utama mengingat besarnya tensi pertandingan penentu gelar juara dunia tersebut.
Dalam menjalankan tugasnya, pria kelahiran 25 November 1979 ini akan dibantu oleh rekan senegaranya, Tomaz Klancnik dan Andraz Kovacic, selaku asisten wasit. Sementara itu, duet ofisial asal Yordania, Adham Makhadmeh dan Mohammed Alkalaf, diplot sebagai wasit keempat dan asisten cadangan.
Slavko Vincic bukanlah nama baru di jajaran elite perwasitan internasional karena ia telah mengantongi lisensi FIFA sejak tahun 2010. Mengawali karier profesionalnya di Liga Slovenia (PrvaLiga) pada 2007, ia dikenal dengan gaya kepemimpinan yang tenang, tegas, dan cenderung membiarkan laga tetap mengalir.
Sebelum dipercaya memimpin final Piala Dunia 2026, Vincic sudah berpengalaman mengawal laga-laga besar di Benua Biru. Portofolionya mencakup dua laga final bergengsi UEFA, yakni laga puncak Liga Europa 2021-2022 antara Eintracht Frankfurt vs Rangers, serta final Liga Champions 2023-2024 antara Borussia Dortmund vs Real Madrid di Stadion Wembley.
Di level Piala Dunia, Vincic memulai debutnya pada edisi 2022 di Qatar dengan memimpin dua pertandingan, termasuk saat Argentina secara mengejutkan takluk 1-2 dari Arab Saudi. Adapun sepanjang turnamen Piala Dunia 2026 ini, ia tercatat sudah sukses memimpin tiga laga, yaitu duel Brasil vs Maroko, Yordania vs Aljazair, dan Meksiko vs Ekuador.
Sepanjang turnamen tahun ini, Vincic telah mengeluarkan total tujuh kartu kuning dan satu kartu merah langsung. Kartu merah tersebut diberikan kepada bek Ekuador asal klub Arsenal, Piero Hincapie, karena melanggar aturan baru FIFA yang melarang pemain menutup mulut mereka menggunakan tangan.
Meski sempat mengeluarkan kartu merah, rekam jejak Vincic di fase grup dan gugur Piala Dunia 2026 dinilai bersih tanpa ada keputusan kontroversial. Hal ini menjadi angin segar di tengah sorotan tajam publik terhadap kinerja para pengadil lapangan sepanjang turnamen di Amerika Utara tersebut.
Isu perwasitan memang sempat memanas, salah satunya saat laga babak 16 besar antara Argentina melawan Mesir yang dipimpin oleh Francois Letexier. Keputusan wasit asal Prancis itu sempat menuai kritik, walau akhirnya dibela secara terbuka oleh Kepala Perwasitan FIFA, Pierluigi Collina.
(Rivan Nasri Rachman)