Hong Myung-bo Mundur dari Jabatan Pelatih Timnas Korea Selatan Usai Gagal Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Langsung Dikritik Presiden!

Ramdani Bur, Jurnalis
Senin 29 Juni 2026 05:35 WIB
Hong Myung-bo mundur dari jabatan pelatih Timnas Korea Selatan. (Foto; Instagram/@cabinedesportiva)
Share :

HONG-Myung Bo memilih mundur dari jabatan pelatih Tim Nasional (Timnas) Korea Selatan usai gagal lolos 32 besar Piala Dunia 2026. Ia meminta maaf karena gagal mengulangi pencapaian empat tahun lalu, yang mana skuad Taeguk Warriors -julukan Timnas Korea Selatan- lolos hingga 16 besar.

"Pertama-tama, saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada semua orang yang mencintai sepakbola Korea dan selalu mendukung tim nasional kami. Hari ini, saya memutuskan mengundurkan diri dari jabatan pelatih kepala tim nasional Korea Selatan,” kata Hong Myung-bo, Okezone mengutip dari ESPN, Senin (29/6/2026).

Hong Myung-bo saat memimpin sesi latihan Timnas Korea Selatan. (Foto: Instagram/@thekfa)

“Menerima posisi sebagai pelatih tim nasional bukanlah keputusan yang mudah bagi saya. Namun, sejak saya memutuskan mengambil jabatan ini, saya tidak pernah memikirkan alasan atau pembenaran lain. Saya percaya satu-satunya tugas saya adalah menjalankan tanggung jawab yang dipercayakan kepada saya hingga akhir,” lanjut pelatih yang pernah membawa Korea Selatan lolos semifinal Piala Dunia 2002 sebagai pemain.

1. Kritikan dari Presiden Korea Selatan

Presiden Korea Selatan, Lee Jae-myung, kecewa berat dengan hasil yang didapat Lee Kang-in dan kawan-kawan di Piala Dunia 2026. Ia meminta kepada Federasi Sepakbola Korea Selatan (KFA) untuk melakukan evaluasi besar-besaran di tubuh tim nasioonal.

Kritikan khusus diberikan Lee Jae-myung kepada Hong Myung-bo. Ia menilai Hong Myung-bo tidak kompeten sebagai pelatih.

"Sebagai mantan ketua kehormatan klub sepakbola profesional, saya merasakan bukan hanya keterkejutan, tetapi juga kebingungan yang mendalam atas hasil yang tidak terduga ini,” kata Lee Jae-myung.

“Sekali lagi terbukti keputusan dalam memilih orang menentukan segalanya. Jika loyalitas dan kepentingan kelompok lebih dihargai daripada kompetensi, dan seseorang yang tidak cakap ditunjuk sebagai pemimpin, maka hasilnya sudah dapat diprediksi," lanjut Presiden 62 tahun tersebut.

 

2. Timnas Korea Selatan Tersingkir di Fase Grup

Son Heung-min dan kawan-kawan finis di posisi tiga Grup A Piala Dunia 2026 dengan tiga poin dan selisih gol -1. Finis di posisi tiga membuat Timnas Korea Selatan berpeluang lolos 32 besar Piala Dunia 2026 lewat jalur peringkat tiga terbaik.

Timnas Korea Selatan gagal lolos 32 besar Piaal Dunia 2026. (Foto: Instagram/@thekfa)

Sayangnya di hari terakhir fase grup, kesempatan Korea Selatan lolos 32 besar Piala Dunia 2026 tertutup. Kepastian itu terjadi setelah Kongo menang 3-1 atas Uzbekistan sehingga Korea Selatan tersingkir dari posisi delapan besar klasemen peringkat tiga terbaik.

Seperti yang diutarakan di atas, hasil ini tidak lebih baik dari pencapaian Korea Selatan di Piala Dunia 2022. Di Piala Dunia 2022, Korea Selatan yang diasuh Paulo Bento lolos hingga 16 besar sebelum kalah 1-4 dari tim kuat Brasil.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya