"Hal ini menjadi keunggulan besar mengingat lawan-lawan di Piala AFF sering menghabiskan banyak waktu untuk mempelajari strategi serangan tendangan bebas tim-tim papan atas di kawasan ini," lanjut laporan tersebut.
Tidak hanya bola mati, Vietnam juga disebut memiliki kekuatan dalam duel udara. Media lokal itu menyoroti sejumlah pemain dengan postur tinggi dan kemampuan heading yang mumpuni.
"Selain memiliki banyak spesialis tendangan bebas, Vietnam juga punya barisan pemain tangguh dalam duel udara seperti Xuan Son, Nguyen Tai Loc, Gia Hung, Thanh Chung, Viet Anh, Van Hau, dan Duy Manh," sebutnya.
Bek muda Quang Kiet menjadi salah satu nama yang mendapat perhatian karena memiliki postur mencapai 1,95 meter. Kehadirannya membuat Vietnam semakin berbahaya ketika memanfaatkan bola atas.
Selain Quang Kiet, Nguyen Tai Loc juga dinilai bisa memberikan kejutan bagi lawan. Minimnya informasi mengenai kedua pemain tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi Vietnam.
"Dengan memadukan para pengumpan berkualitas dengan pemain yang unggul dalam duel udara, tim nasional Vietnam tentu saja dapat mengubah situasi bola mati menjadi senjata yang ampuh," katanya.
Dengan kekuatan tersebut, Timnas Indonesia perlu menyiapkan strategi khusus saat menghadapi Vietnam di Piala AFF 2026. Duel kedua negara diprediksi kembali berlangsung sengit dan penuh persaingan.
(Wikanto Arungbudoyo)