Jude Bellingham Lolos dari Kartu Merah Kontroversial di Laga Inggris vs Ghana, Paraguay Ngadu ke FIFA

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Kamis 25 Juni 2026 16:10 WIB
Pemain Timnas Inggris, Jude Bellingham. (Foto: Instagram/judebellingham)
Share :

TIM Nasional (Timnas) Paraguay dilaporkan telah meminta keadilan kepada FIFA usai bintang Timnas Inggris, Jude Bellingham lolos dari kartu merah kontroversial saat ditahan 0-0 oleh Ghana di Piala Dunia 2026. Protes ini dipicu oleh keputusan wasit yang dinilai tebang pilih dalam laga sengit babak penyisihan Grup L antara Inggris vs Ghana di Boston Stadium, Rabu 24 Juni 2026.

Pertandingan Inggris vs Ghana berakhir imbang tanpa gol setelah pertahanan solid yang digalang anak asuh Carlos Queiroz sukses meredam agresivitas The Three Lions –julukan Timnas Inggris. Hasil ini membuat persaingan di Grup L semakin ketat, mengingat pada laga perdana Inggris sukses menumbangkan Kroasia 4-2, sementara Ghana menang tipis 1-0 atas Panama.

Namun, sorotan utama justru tertuju pada insiden non-teknis yang melibatkan bintang Real Madrid, Jude Bellingham.

1. Aturan Baru Tutup Mulut yang Picu Kontroversi

Sebagai informasi, FIFA baru saja memberlakukan regulasi super ketat di Piala Dunia 2026, di mana pemain bisa langsung diganjar kartu merah jika kedapatan menutup mulut saat melakukan konfrontasi di lapangan.

Aturan radikal ini diterapkan sebagai buntut dari sanksi enam laga yang diterima Gianluca Prestianni karena tindakan rasial kepada Vinicius Junior di Liga Champions musim lalu.

Jude Bellingham lolos dari kartu merah

Sebelumnya, bintang Paraguay, Miguel Almiron, mencatatkan sejarah kelam sebagai pemain pertama yang diusir wasit akibat melanggar aturan baru ini saat timnya menang 1-0 atas Turki. Hukuman kartu merah Almiron sempat menyulut kemarahan besar di publik Paraguay, bahkan sampai membuat salah satu komentator lokal disanksi FIFA akibat melayangkan kritik yang terlalu keras.

 

2. Paraguay Tuntut Inkonsistensi Wasit FIFA

Kemarahan Paraguay semakin memuncak ketika Jude Bellingham kedapatan melakukan aksi serupa, menutup mulutnya, saat terlibat adu argumen dengan penggawa Ghana, Jordan Ayew. Bedanya, Bellingham sama sekali tidak dijatuhi hukuman karena wasit menganggap interaksi tersebut bukan merupakan sebuah konfrontasi yang agresif.

Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 (Instagram/@england)

Melansir laporan dari Mundo Deportivo, Kamis (25/6/2026), Asosiasi Sepak Bola Paraguay (APF) tidak tinggal diam melihat standar ganda ini. Mereka resmi mengajukan surat protes kepada FIFA dan menuntut keadilan, dengan argumen hukum baru tersebut tidak ditegakkan secara merata dan adil kepada seluruh tim peserta Piala Dunia.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya