JAKARTA - Striker Timnas Pantai Gading, Elye Wahi, ternyata sempat ditangkap jelang Piala Dunia 2026. Ia ditangkap kepolisian Prancis terkait dugaan pengaturan pertandingan di Ligue 1.
Diketahui, Wahi saat ini memperkuat klub Liga Prancis Nice.
"Striker Elye Wahi, yang bermain untuk Pantai Gading di Piala Dunia, ditangkap karena dugaan pengaturan skor di Marseille hanya beberapa minggu sebelum Piala Dunia dimulai," menurut laporan ABC News.
Ia ditahan dan dibebaskan tak lama kemudian. Investigasi ditangani jaksa di Marseille.
Melansir ESPN, Kamis (18/6/2026), penyelenggara Liga Prancis mengatakan pada Rabu, "jumlah taruhan yang tidak biasa" ditempatkan secara internasional pada Wahi yang menerima kartu kuning selama pertandingan Ligue 1 melawan Nice pada Mei 2026.
Dalam sebuah pernyataan, penyelenggara Liga Prancis mengatakan, mereka mendapat peringatan dari mitra yang memantau pasar taruhan tentang aktivitas taruhan yang mencurigakan di tingkat internasional terkait pertandingan kandang Nice melawan Metz pada 17 Mei. Pertandingan itu berakhir 0-0 dan Wahi mendapat kartu kuning. Itu merupakan pertandingan terakhir Liga Prancis.
"Peringatan ini berkaitan dengan jumlah taruhan yang tidak biasa yang ditempatkan pada peringatan [kartu kuning] yang diberikan kepada pemain Elye Wahi," kata Liga Sepak Bola Profesional (LFP) Prancis.
LFP segera meneruskan informasi ini kepada polisi dan otoritas perjudian terkait, serta Federasi Sepak Bola Prancis. LFP juga telah mengambil langkah hukum sendiri.
"Sebuah pengaduan pidana terhadap orang-orang yang tidak dikenal telah diajukan atas dugaan tindakan yang berpotensi menjadi korupsi olahraga dan penipuan terorganisir," kata LFP, tanpa menyebut nama Wahi.
Sementara itu, perwakilan Wahi tidak segera menanggapi permintaan komentar.