COTAI - Momen emosional mewarnai keberhasilan Lionel Messi saat membawa Tim Nasional (Timnas) Argentina melibas Aljazair 3-0 di laga perdana Grup J Piala Dunia 2026. Meski sukses memborong tiga gol (hattrick) sekaligus menjadikannya top skor sepanjang masa Piala Dunia, sang megabintang tertangkap kamera tak kuasa membendung air matanya sesaat setelah mencetak gol pertama ke gawang lawan.
Seusai pertandingan, kapten Timnas Argentina berjuluk La Pulga tersebut akhirnya buka suara mengenai arti tangisannya di lapangan. Messi menegaskan bahwa air mata yang menetes di pipinya sama sekali tidak ada kaitannya dengan urusan sepak bola maupun tekanan di dalam turnamen.
Di hadapan para awak media, Messi membeberkan dirinya baru saja melewati periode yang sangat personal dan menguras emosi dalam beberapa hari terakhir sebelum laga pembuka Grup J tersebut dimulai.
“Sejujurnya, ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan olahraga, saya baru saja melewati beberapa hari yang sulit dan rumit,” ungkap Messi dalam sesi konferensi pers pascapertandingan, dikutip dari Barca Blaugranes, Rabu (17/6/2026).
Mantan bintang Barcelona itu juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh elemen tim Tango –julukan Timnas Argentina– yang terus memberikan dukungan moral kepadanya. Messi menilai masalah personal itu berhasil ia lewati berkat dukungan rekan setimnya.
“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh delegasi, kepada rekan-rekan setim saya. Mereka selalu ada untuk saya, seperti biasa. Mereka memberi saya banyak kekuatan untuk melewati semua ini, dan hanya itu saja,” tambahnya.
Selain masalah personal, laga tersebut juga menandai keberhasilan Messi menyamai rekor legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia dengan total 16 gol. Menanggapi pencapaian monumental tersebut, pemain berusia 38 tahun ini justru menunjukkan sikap yang sangat rendah hati.