JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, akhirnya membeberkan alasan kuat di balik keputusannya memanggil gelandang muda Persija Jakarta, Rayhan Hannan. Pemain berusia 22 tahun tersebut menjadi salah satu dari lima wajah baru yang masuk ke dalam daftar perampingan 23 skuad final Garuda untuk melakoni dua laga krusial FIFA Matchday Juni 2026.
Kembalinya Rayhan ke skuad senior, setelah terakhir kali terlihat pada Piala AFF 2024, tidak lepas dari performa impresif dan konsistennya bersama Macan Kemayoran sepanjang musim 2025-2026. Tercatat, ia sukses mengemas 3 gol dan 1 assist dari 17 penampilannya di Super League 2025-2026, yang ternyata berhasil memikat hati sang juru taktik asal Inggris tersebut.
Saat memimpin sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, pada Senin 1 Juni 2026, John Herdman menegaskan pemanggilan Rayhan didasarkan pada profil dan parameter yang sangat ketat. Herdman menilai karakter permainan Rayhan sangat cocok dengan kebutuhan taktis Timnas Indonesia saat ini untuk mendongkrak peringkat FIFA.
"Ini adalah momen yang membanggakan bagi dia dan keluarganya. Dia adalah orang yang sangat, sangat, sangat baik. Pekerja keras, rendah hati, tetapi juga pesepak bola yang baik," puji Herdman disela-sela sesi latihan Timnas Indonesia, dikutip rabu (3/6/2026).
Mantan pelatih Timnas Kanada itu juga menjelaskan tim kepelatihannya memiliki standar kompetensi tersendiri yang meliputi aspek fisik, teknis, hingga taktis untuk setiap pos di lapangan.
"Kami memiliki profil yang jelas untuk setiap posisi di tim nasional, baik dari aspek fisik, teknis, maupun taktis. Rayhan memenuhi banyak kriteria tersebut," tambahnya.
Meski memiliki modal statistik yang apik di liga domestik, Herdman menegaskan level tim nasional memiliki atmosfer yang jauh berbeda. Rayhan ditantang untuk bisa langsung beradaptasi dengan intensitas tinggi, terutama saat harus berduel dengan para pemain bertahan tangguh bertaraf internasional yang dimiliki Timnas Indonesia saat ini.
"Jadi, tugas kami sekarang adalah mengujinya ketika dia bermain melawan Elkan Baggott, Justin Hubner, Kevin Diks. Itu berbeda. Jadi, bisakah dia beradaptasi dengan level tersebut?" imbuh Herdman.
Kemampuan adaptasi Rayhan dan penggawa Garuda lainnya akan langsung diuji dalam waktu dekat. Timnas Indonesia dijadwalkan bakal menjamu dua tim tangguh, yakni Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni 2026, yang keduanya akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.
(Rivan Nasri Rachman)