DALAM ambisi memenangkan ajang FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia dalam posisi bahaya. Sebab, Timnas Australia yang kini menempati peringkat 27 dunia didorong untuk ambil bagian di FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung pada FIFA Matchday September dan Oktober 2026.
“Australia harus ikut berpartisipasi, dan juga berpotensi akan menurunkan squad terbaik, (Australia A) , ini akan menjadi kesempatan sangat baik untuk memperkenalkan pemain ke sistem tim nasional,” tulis Aussie Scout, Okezone mengutip dari @futboll.indonesiaa.
Menurut laporan The Straits Times, FIFA ASEAN Cup 2026 akan diikuti 14 negara dan dibagi ke dalam dua divisi. Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah Divisi I, sedangkan tuan rumah Divisi II adalah Hong Kong.
Divisi I akan diikuti delapan negara, sedangkan Divisi II diikuti enam negara. Dari total 14 negara itu, tiga di antaranya merupakan tim undangan, yakni China (Asia Timur), India (Asia Selatan) dan Hong Kong (Asia Timur).
China dan India masuk Divisi I, sedangkan Hong Kong berjuang di Divisi II. Saat ini AFF menaungi 12 negara, yakni Australia, Thailand, Vietnam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Brunei Darussalam, Laos, Kamboja, Myanmar dan Timor Leste.
Jika Australia ambil bagian di FIFA ASEAN Cup 2026, itu berarti ada 15 negara yang turun di edisi perdana. Karena itu, menarik menanti apakah Australia akan ambil bagian di FIFA ASEAN Cup 2026 atau tidak.
FIFA menyiapkan hadiah besar bagi tim juara FIFA ASEAN Cup 2026. Tak tanggung-tanggung, FIFA menyiapkan hadiah USD17 juta atau sekira Rp17 miliar!
Bukan tak mungkin karena hadiah yang menarik di atas, Australia ikut serta di FIFA ASEAN Cup 2026. Jika Australia turun di FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia butuh usaha ekstra menjadi juara.
Sebab, secara kualitas, level Australia di atas tim-tim Asia Tenggara, termasuk Timnas Indonesia. Menarik menanti apakah Timnas Australia akan turun di FIFA ASEAN Cup 2026 atau tidak.
(Ramdani Bur)