Untuk memperkuat argumennya, Borst menceritakan sebuah anekdot tentang legenda dunia, Johan Cruijff. Ia mengisahkan bagaimana Cruijff pernah berdiri di posisi kiper saat latihan bersama John van Schip dan Marco van Basten.
Tanpa menggunakan tangannya, Cruijff mampu menghalau hampir semua serangan hanya dengan mengandalkan posisi dan pembacaan permainan yang jenius. Perbandingan ini digunakan Borst untuk menekankan bahwa seorang kiper Ajax harus memiliki visi dan kemampuan terlibat dalam permainan tim yang mumpuni.
Borst menutup opininya dengan kesimpulan pahit bahwa Paes tidak memiliki kualitas tersebut.
"Seorang kiper saat ini benar-benar harus bisa melakukan banyak hal," tegas Borst.
"Sangat aneh pria ini bisa berakhir di Ajax. Dia tidak bisa melakukannya!" tutupnya.
(Rivan Nasri Rachman)