JAKARTA – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, prihatin dengan aksi tendangan kungfu yang dilayangkan Fadly Alberto Henga dalam laga Elite Pro Academy U-20 (EPA U-20). Ia berjanji akan menerapkan disiplin yang lebih ketat kepada anak asuhnya.
Fadly, yang merupakan eks Timnas Indonesia U-17, melayangkan tendangan maut ke arah Raka Nurkholis pada laga di Stadion Citarum, Semarang, Jawa Tengah, Minggu 19 April 2026. Namun, keduanya kini sudah berbaikan.
Kurniawan mengatakan, kejadian tersebut menjadi sebuah pelajaran berharga untuk pemain-pemain usia muda. Ia menilai anak-anak harus belajar mengontrol emosi jika ingin menjadi pesepakbola profesional.
"Karena karier mereka masih panjang, kemudian hal-hal tersebut mencederai fair play," tegas si Kurus.