"Saya sebenarnya sangat kecewa ya dengan adanya kejadian itu. Kejadian itu kan diawali dari sesuatu yang semestinya tidak boleh terjadi," kata Sumardji kepada Okezone, Senin (20/4/2026).
"Itu kan diawali dari laporan ya, laporan dan setelah saya lihat di video, diawali dari perangkat pertandingan yang tidak profesional menjalankan tugas," tambah mantan manajer Timnas Indonesia ini.
"Menurut Berto (Fadly Alberto), kan saya telepon Berto. Ada dari bench itu teriakan, 'Berto h*t*m, Berto *onye*t'. Nah, di situlah Berto akhirnya naik darah marah dan dia melakukan tendangan itu," ucap Sumardji.
Meski begitu, Sumardji juga tidak membenarkan apa yang dilakukan Fadly Alberto. Ia mengatakan apa yang dilakukan Fadly Alberto adalah kesalahan besar.
"Jadi, menurut saya dengan kejadian ini, tentu Berto ya harus bisa mengevaluasi diri dan harus menerima keputusan Komdis yang pasti akan diserahkan sanksi kepada Berto," tutup Sumardji.
(Ramdani Bur)