TANGERANG – Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, hendak mencari bakat-bakat baru ke Maluku dan Papua. Ini menjadi bukti komitmennya membangun kekuatan terbaik.
Rencana itu diungkap Souto usai mengantar Timnas Futsal Indonesia menjadi runner up di Piala AFF Futsal 2026. Kendati gagal juara, prestasi Skuad Garuda cukup memuaskan.
Pasalnya, Souto banyak membawa pemain debutan untuk turnamen tersebut. Setelah Piala AFF Futsal selesai, ia tidak akan berhenti untuk memenuhi komitmennya membangun dan mengembangkan futsal Indonesia.
"Sekarang secara personal saya akan ke Maluku dan Jayapura. Kami mulai melakukan deteksi bakat (talent detection),” kata Souto kepada awak media, termasuk Okezone, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Senin 13 April 2026 malam WIB.
“Salah satu staf saya besok (Selasa) jam 10 pagi berangkat ke Aceh untuk deteksi bakat juga," imbuh pria asal Spanyol tersebut.
"Kami fokus dalam tiga bulan ke depan pada dua hal utama: memantau pemain senior di liga, ini sangat penting karena juara liga akan berangkat ke Intercontinental Cup di Brasil, ini pertama kalinya terjadi dan penting untuk ekosistem kita, tapi kami juga fokus mengembangkan dan mendeteksi bakat U-17 di seluruh negeri," papar Souto.
Nantinya, Souto juga akan bekerja sama dengan Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) untuk mencari bakat baru. Pelatih berusia 44 tahun itu menegaskan, cara ini sesuai dengan komitmennya untuk mengembangkan futsal di Indonesia.
"Kami bekerja sama dengan AFP (Asosiasi Futsal Provinsi), jadi AFP akan memantau pemain dan memilih 15 hingga 100 pemain di setiap AFP, lalu kami akan mendatangi 38 AFP tersebut," jelas Souto.
"Slogan saya adalah: 'Kami tidak ingin ada talenta yang tidak kami gunakan'. Jadi kami berkomitmen penuh mencari bakat, bepergian ke mana pun di Indonesia, bahkan tempat kecil sekalipun. Target saya di masa depan adalah kita punya liga di divisi usia muda, sehingga melalui liga itu deteksi bakat terjadi secara alami," tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)