Libas Malaysia, Hector Souto Evaluasi Ketenangan Timnas Futsal Indonesia Jelang Lawan Australia di Piala AFF Futsal 2026

Andri Bagus Syaeful , Jurnalis
Rabu 08 April 2026 07:45 WIB
Timnas Futsal Indonesia vs Malaysia di Piala AFF Futsal 2026. (Foto: Instagram/timnasfutsal)
Share :

NONTHABURI – Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, menegaskan skuadnya masih memiliki sejumlah aspek yang wajib dibenahi meski telah memastikan diri melaju ke semifinal. Langkah evaluasi ini diambil agar skuad Garuda tampil lebih solid saat menghadapi Australia dalam laga penentuan juara Grup B Piala AFF Futsal 2026 di Nonthaburi, Thailand, Rabu (8/4/2026) siang WIB.

Skuad Garuda dan Australia sudah memastikan lolos ke babak semifinal. Laga antara kedua tim tersebut akan menjadi penentu siapa yang berhak menyandang status sebagai juara Grup B.

Hector Souto mengatakan sangat senang timnya lolos ke babak semifinal, tetapi tetap harus berbenah. Catatan itu diberikan setelah timnya meraih kemenangan tipis 1-0 atas Malaysia pada laga sebelumnya.

1. Kendala Kontrol Permainan

Pelatih Timnas Futsal Indonesia. Hector Souto. (Foto: Aldhi Chandra/Okezone)

"Saya pikir hari ini kami tidak bisa mengontrol permainan dalam beberapa situasi, seperti kami terlalu terburu-buru. Saya pikir kami bisa menyelesaikan lebih banyak situasi dalam set-piece, dalam serangan posisional," kata Hector Souto dalam keterangannya, dikutip Rabu, (8/4/2026).

"Chemistry antar pemain di beberapa momen tidak begitu baik, dan itu normal karena kelelahan dari kemarin," tambahnya.

 

Pelatih asal Spanyol itu mengatakan timnya ke depan harus tenang dan dapat maksimal dalam penyelesaian akhir. Hal tersebut bertujuan agar setiap peluang yang tercipta dapat dimaksimalkan menjadi gol.

2. Pelajaran Penting di Detik-Detik Akhir

Timnas Futsal Indonesia vs Timnas Futsal Malaysia (Foto: Instagram/@timnasfutsal)

"Hari ini lawan adalah pemain muda, mereka bersemangat untuk tampil baik. Tapi pada akhirnya, saya pikir kami melakukan tembakan sekitar 60 atau 50 kali, mereka hanya menembak 4 atau 5 kali," sambung Hector Souto.

"Momen pelajaran untuk semua futsal Indonesia, yaitu 38 detik menuju akhir pertandingan, kami menguasai bola dan justru memutuskan untuk menembak, memberikan bola kepada lawan, dan kita tidak mengontrol permainan," tutupnya.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya