Masalah uang, mungkin tidak jadi masalah bagi klub sebesar Ajax Amsterdam. Terbukti, mereka sanggup membayar gaji minimal 600.000 euro per tahun yang ditetapkan Eredivisie bagi pemain-pemain non Uni Eropa seperti Maarten Paes.
Namun, yang menjadi masalah ketika tim-tim kecil seperti Go Ahead Eagles, Fortuna Sittard, FC Emmen dan Willem II dihadapkan masalah Serupa. Apakah mereka rela menggaji pemain-pemain non Uni Eropa rasa lokal dengan gaji minimal Rp11 miliar per tahun?
Ambil contoh Dean James di Go Ahead Eagles, kabarnya hanya menerima Rp2,5 miliar per tahun. Jika harus mengikuti standar yang ada, Go Ahead Eagles harus menaikkan gaji Dean James hingga empat kali lipat! Jika KNVB tidak bisa mengambil langkah bijak, bukan tak mungkin pemain-pemain Indonesia yang berkarier di Liga Belanda akan berganti klub pada bursa transfer musim panas 2026.
(Ramdani Bur)