“Dua gol pertama mereka berasal dari kesalahan yang sama. Kami sedikit kehilangan organisasi di lini belakang, lalu para pemain mereka melakukan aksi yang sangat baik dengan memanfaatkan ruang tersebut. Kami kemudian memperbaikinya saat jeda, dan saya percaya pertandingan berjalan berbeda setelah itu,” ujar pelatih 56 tahun.
Meski kalah dengan skor telak, Marcelo Serrano mengaku senang bisa bermain di SUGBK. Juru taktik asal Brasil itu menyampaikan terima kasih kepada para suporter Timnas Indonesia karena telah menyambut mereka dengan hangat.
“Saya ingin mengatakan sekali lagi bahwa ini adalah negara yang indah, dengan para penggemar yang luar biasa. Meskipun stadion tidak penuh, kami tetap bisa merasakan gairah dan keramahan mereka. Jadi, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas sambutannya,” pungkas Marcelo Serrano.
Kekalahan tersebut membuat Saint Kitts and Nevis gagal melangkah jauh di FIFA Series 2026. Namun, skuad The Sugar Boyz akan melakoni laga perebutan tempat ketiga dengan melawan Kepulauan Solomon di SUGBK pada Senin, 30 Maret 2026 pukul 15.30 WIB. Pada malam harinya, Timnas Indonesia akan menantang Bulgaria di partai final FIFA Series 2026 Indonesia.
(Ramdani Bur)