PELATIH Timnas Indonesia, John Herdman, membandingkan skuad Garuda dan Timnas Kanada saat mengalahkan Saint Kitts and Nevis. John Herdman mengakui, pemain bintang tidak bisa menjadi penentu kemenangan melawan The Sugar Boyz -julukan Saint Kitts and Nevis.
Timnas Indonesia membungkam Saint Kitts and Nevis 4-0 di semifinal FIFA Series 2026 Indonesia. Skuad Garuda meraih kemenangan meyakinkan itu di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Jumat 27 Maret 2026 malam WIB.
Bermain dominan, pasukan John Herdman membungkus dua gol masing-masing dalam dua babak. Gol-gol itu dicetak Beckham Putra (15', 25'), Ole Romeny (53'), dan Mauro Zijlstra (75').
Sebelum membawa Timnas Indonesia menang atas Saint Kitts and Nevis, John Herdman lebih dulu memiliki pengalaman menghadapi tim asal zona CONCACAF tersebut. Pelatih asal Inggris itu pernah menundukkan skuad The Sugar Boyz saat masih menangani Timnas Kanada.
Momen tersebut terjadi dalam kualifikasi Konfederasi Sepak Bola Amerika Utara, Tengah dan Karibia (CONCACAF) Nations League sekitar delapan tahun silam. Saat itu, John Herdman sukses membawa Kanada meraih kemenangan tipis atas Saint Kitts and Nevis 1-0.
Padahal, dalam pertandingan itu, Timnas Kanada diperkuat pemain bintang seperti Alphonso Davies yang kini bermain di Bayern Munich serta Jonathan David yang saat ini membela Juventus. John Herdman pun mengungkapkan pengalamannya menghadapi Saint Kitts and Nevis dengan dua tim berbeda.
"Terakhir kali saya melawan Saint Kitts and Nevis, kami (Kanada), Anda tahu, memiliki pemain dari Bayern Munich, kami hanya mengalahkan mereka 1-0. Itu pertandingan yang sangat sulit, di Saint Kitts and Nevis,” kata John Herdman dalam konferensi pers pascalaga.
“Jadi Anda tahu bahwa Anda tidak bisa memberi mereka sedikit pun celah. Jika tim itu mampu mencuri gol, mereka akan menjadi lawan yang sangat sulit,” sambung pelatih yang meloloskan Timnas Kanada ke Piala Dunia 2022.
Berbeda dengan hasil saat bersama Kanada, John Herdman membawa Timnas Indonesia meraih kemenangan lebih meyakinkan. Skuad Garuda mencetak empat gol ke gawang Saint Kitts and Nevis.
Kemenangan Timnas Indonesia juga diraih tanpa kebobolan sepanjang pertandingan. Hal itu menunjukkan peningkatan performa tim di bawah arahan John Herdman. John Herdman menjelaskan kunci keberhasilan timnya dalam laga tersebut adalah kedisiplinan taktik.
"Jadi saya pikir kedisiplinan untuk menahan badai awal itu sangat penting malam ini, kami tahu mereka akan keluar menyerang di menit-menit pertama dan jika kami bisa memastikan kami disiplin dan profesional di 15, 20 menit pertama, kami tahu peluang kami akan datang,” jelas John Herdman.
"Jadi apa yang paling membantu, saya pikir apa yang saya temukan benar-benar solid dalam penampilan ini adalah profesionalisme para pemain. Saya pikir mereka, mereka jelas, mereka menetapkan target. Mereka menetapkan target, targetnya mencetak empat gol dan menjaga clean sheet, dan untuk melakukan keduanya adalah hal yang sangat penting,” tutup pria asal Newcastle, Inggris ini.
(Ramdani Bur)