MASYARAKAT Indonesia meledek Timnas Malaysia yang terkena hukuman Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) hingga gagal lolos Piala Asia 2027. Sejumlah netizen Indonesia kompak menyerang netizen Malaysia yang awalnya menuduh Indonesia sebagai negara yang melaporkan tujuh pemain naturalisasi ilegal di skuad Harimau Malaya -julukan Timnas Malaysia- kepada FIFA, yakni Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Gabriel Palmero, Jon Irazabal, dan Hector Hevel.
AFC hari ini, Selasa (17/3/2026) resmi menjatuhkan hukuman kepada Malaysia terkait penggunaan tujuh pemain naturalisasi ilegal di matchday pertama dan kedua Grup F babak ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027. Kemenangan 2-0 Malaysia atas Nepal, serta 4-0 kontra Vietnam pada Maret dan Juni 2025 dibatalkan AFC, mengingat di dua laga itu terdapat beberapa pemain naturalisasi ilegal yang memperkuat Malaysia.
Kemenangan itu pun berganti menjadi kekalahan. Nepal yang awalnya kalah 0-2 dinyatakan AFC menang 3-0 atas Malaysia. Begitu juga dengan Vietnam yang awalnya kalah 0-4 menjadi menang 3-0 atas skuad Harimau Malaya.
Medio September 2025, Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) mengeluarkan hukuman kepada Federasi Sepakbola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi ilegal milik Malaysia. Saat itu, beberapa media Malaysia hingga netizen Malaysia menuduh Indonesia sebagai negara yang melapor ke FIFA soal dugaan adanya pemain naturalisasi ilegal di skuad Malaysia.
Namun, beberapa bulan setelah FIFA mengeluarkan investigasi, Sekretaris Jenderal AFC yang kebetulan dari Malaysia, Datuk Seri Windsor Paul John, mengonfirmasi Vietnam sebagai negara yang memberi laporan ke AFC perihal adanya pemain naturalisasi ilegal di skuad Malaysia.
“AFC diberitahu FIFA mengingat ini adalah kompetisi AFC, yakni Kualifikasi Piala Asia 2027. AFC mendapat informasi FIFA sedang meneliti ketujuh pemain tersebut setelah pertandingan antara Malaysia melawan Vietnam,” kata Datuk Seri Windsor Paul John, Okezone mengutip dari Makan Bola pada 12 Februari 2026.
“Berhubung ada protes dari Vietnam, itu pertama kalinya AFC menerima kabar langsung dari FIFA. Setelah itu, kami menunggu hasil penyelidikan FIFA. Biasanya proses tersebut melibatkan federasi nasional dan FIFA,” lanjut pria berpaspor Malaysia ini.
Akun provokator asal Malaysia, @OnefootballM, akhirnya mengakui Vietnam sebagai negara yang melaporkan adanya pemain ilegal di Timnas Malaysia. “Terima kasih Vietnam karena report ke FIFA. Kalau tidak ada Vietnam, suporter Malaysia tidak tahu perkara sebenarnya,” tulis @OnefootballM.
Unggahan di atas pun mendapat respons dari banyak netizen Indonesia. Mayoritas dari mereka mengeluarkan ledekan kepada Malaysia.
"Jangan tuduh Indonesia lagi sebagai pelapor ke FIFA ya dik Malay. Indonesia tidak sebenci itu dengan dik Malay, Indonesia dan Malay ibarat kakak-adik. Saling tengkar tapi saling sayang juga,” tulis akun @archeerl.
“Netizen Indonesia itu sudah peduli terhadap dik Malay, tapi apalah dikata malah kau tuduh kamilah segala penyebabnya. Siapa terlena,,,pastinya terpana...,” sambung akun @faizacky.
“Malaysia masih bisa lolos Piala Asia 2027 dengan catatan timnas Vietnam mengundurkan diri,” tutup akun @cerealk1ll, merujuk kepada fakta bahwa Timnas Malaysia sudah dipastikan gagal lolos Piala Asia 2027.
(Ramdani Bur)