TANGERANG – Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, sadar timnya kini jadi wakil Indonesia tersisa di kompetisi Asia. Untuk itu, mereka akan tampil habis-habisan saat menghadapi Manila Digger FC di leg II Perempatfinal AFC Challenge League 2025-2026.
Duel Dewa United vs Manila Digger FC itu akan berlangsung di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Banten, Kamis 12 Maret 2026 pukul 20.30 WIB. Banten Warriors tertinggal 0-1 dalam skor agregat.
Kemenangan dengan selisih dua gol (2-0, 3-1, 4-2, dan seterusnya) menjadi harga mati bagi skuad asuhan Riekerink. Sang pelatih juga tidak ingin laju timnya terhenti di delapan besar.
“Saya rasa persiapan berjalan dengan baik. Kami tidak boleh lupa keberadaan kami di sini adalah hasil dari pencapaian 10 bulan lalu, ketika kami finis di posisi kedua dalam kompetisi,” kata Riekerink dalam konferensi pers jelang pertandingan, Rabu (11/3/2026).
“Saya pikir dalam pertandingan ini kami harus menyadari kami mewakili Dewa United, dan itu bisa menjadi jalan singkat bagi kami untuk meraih sebuah trofi,” ujar Riekerink.
Lebih lanjut, Riekerink tak ingin mengecewakan nama Indonesia. Pasalnya, Dewa United menjadi satu-satunya wakil Tanah Air yang tersisa di kompetisi antarklub Asia. Karena itu, kemenangan dengan margin dua gol menjadi harga mati.
“Bagian kedua tentu saja kami juga mewakili Indonesia. Saya juga tahu bahwa kami harus menyadari pentingnya meraih poin-poin tersebut,” papar Riekerink.
“Jadi, kami memiliki banyak tanggung jawab dan saya pikir kami sudah siap untuk pertandingan ini,” tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)