Selama masa pencarian pengalaman tersebut, Bepe sempat melakoni laga uji coba yang berkesan melawan tim nasional Nigeria U-23 yang tengah bersiap menuju Olimpiade Sydney 2000. Melalui akun media sosialnya, Bepe mengunggah foto lawas kiriman rekannya, Mike Preis, yang memperlihatkan dirinya berbaris bersama skuad Roda JC B.
Dalam foto tersebut, Bepe yang kala itu masih berusia 20 tahun tampak percaya diri bersaing di level internasional. Momen ini terjadi tak lama setelah ia menyabet gelar pencetak gol terbanyak di Liga Indonesia musim 1999-2000.
Pengalaman di Belanda ini pun menjadi modal berharga baginya saat kembali ke tanah air dan membawa Persija Jakarta juara pada tahun 2001 sekaligus menyabet gelar Pemain Terbaik.
Perjalanan karier Bepe berakhir manis dengan status sebagai manajer Persija Jakarta setelah resmi gantung sepatu pada 2019 lalu. Kisahnya di Belanda tetap menjadi bukti bahwa talenta Indonesia sejak dulu sudah mampu bersaing dan menarik minat klub-klub mapan di Eropa.
(Rivan Nasri Rachman)